31 Imigran Ditempatkan di Balatrans Yogyakarta

Heru Setyanto dan Eko Budi Susilo
YOGYAKARTA —– Sebanyak 30 orang imigran asal Afghanistan dan 1 orang imigran asal Myanmar, diketahui berada di Asrama Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) atau yang lebih familier dengan nama lamanya, Balatrans, Yogyakarta, Jalan Parasamya Kabupaten Sleman. Keberadaan mereka cukup mengundang tanya, lantaran berada di tempat yang tidak seharusnya.
Heru Setyanto, pegawai tata usaha BBLM Yogyakarta, saat dihubungi menjelaskan, keberadaan 31 imigran di BBLM hanya merupakan titipan dari Dinas Sosial DIY, karena alasan keterbatasan tempat. Namun demikian, kendati 31 imigran tersebut  berada di balai yang menjadi kewenangannya, pihaknya tidak tahu-menahu perihal imigran tersebut. 
“Kami murni hanya dititipi saja. Tidak punya wewenang dan kapasitas untuk menjelaskan tentang imigran. Kami hanya punya tempat yang karena dianggap layak kemudian dipinjam sementara untuk menempatkan imigran-imigran itu”, jelasnya di Sleman, Rabu (21/101/2015).
Heru pun mengakui, jika keberadaan imigran di BBLM memang tidak semestinya. Karena itu, pihaknya tak bisa menjelaskan apa pun terkait imigran itu, kecuali membenarkan jika 31 imigran yang semuanya berjenis laki-laki dan masih berusia belasan tahun itu memang berada di sebuah asrama milik BBLM.
Balai Besar Latihan Masyarakat, kata Heru, merupakan lembaga yang langsung di bawah kementerian desa tertinggal. Tugasnya melaksanakan pelatihan dan  pengelolaan data dan sistem informasi masyarakat desa, dan pembangunan desa tertinggal. 
“Lembaga ini masih lebih dikenal dengan namanya yang dulu, yaitu Balatrans. Di tempat ini dilakukan sejumlah pelatihan bagi masyarakat desa dan pembekalan bagi warga yang hendak transmigrasi. Karena itu, BBLM memiliki beberapa asrama yang biasa ditempati untuk calon transmigran yang akan diberangkatkan”, jelasnya.
Sementara itu, Eko Budi Susilo, Staf Tata Usaha BBLM menjelaskan, ada tiga asrama di BBLM, yaitu Asrama Bima, Abimanyu dan Kunti. Ketigapuluh satu imigran, kata Eko, ditempatkan di Asrama Abimanyu.
Sayang, sampai berita ini diturunkan belum ada pihak terkait yang bisa dimintai keterangan tentang keberadaan dan asal-usul imigran itu. Kepala Dinas Sosial Provinsi DIY yang disebut-sebut sebagai pihak yang menitipkan 31 imigran ke pihak BBLM, saat dihubungi melalui telepon seluler juga tak ada jawaban.
Sementara itu dari informasi yang dihimpun di lapangan, diduga 31 imigran itu awalnya dititipkan di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DIY. Namun setelah ditelusur, 31 imigran ternyata berada di Asrama Abimanyu BBLM Yogyakarta di komplek Kantor Pemerintahan Kabupaten Sleman, Yogyakarta. 
RABU, 21 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...