7 Juta Perempuan di Indonesia Belum Dapatkan Pendidikan yang Layak

AMBON — Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Maluku, Sadli IE menyebutkan, permasalahan perempuan dan anak masih belum mendapatkan perhatian serius dari berbagai kalangan, salah satunya dalam bidang pendidikan.
“Tidak kurang dari 7 juta perempuan dan anak di Indonesia, saat ini belum mendapatkan pendidikan yang layak,”ungkapnya kepada Cendana News di Ambon, Senin (26/10/2015).
Disebutkan, dengan jumlah sebanyak itu, tentunya perempuan dan anak di Maluku juga ada yang belum mendapatkan pendidikan yang layak.
Disebutkan, menyikapi hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan LMS dan semua lembaga pemerhati perempuan dan anak di 11 kabupaten kota di Provinsi Maluku agar memantau masalah ini.
“Apakah ada perempuan dan anak di 11 kabupaten dan kota di Maluku yang belum menikmati pendidikan terutama untuk pendidikan formal atau belum. Karena kalau tidak mendapatkan pendidikan formal, maka seharusnya ada pendidikan non formal seperti pelatihan dan sebagainya,” jelasnya.
Lanjutnya, jika hal itu diseriusi dan dipecahkan jalan keluarnya maka sudah pasti dapat meningkatkan taraf hidup kaum perempuan dan anak di Maluku.
“Langkah ini harus dilakukan, sehingga kaum Perempuan dan anak di Maluku tidak merasa tertinggal. Wajib derajat hidup mereka dinaikkan dan diseriusi oleh pemerintah dan semua pihak,” pungkasnya.
SENIN, 26 Oktober 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...