Atasi Kebakaran Hutan Maluku Tengah, Pemprov Terjunkan Tim Terpadu

Hutan Bula MalukuTerbakar
AMBON — Mengatasi kebakaran hutan di kabupaten Maluku Tengah, Pemerintah Provinsi menerjunkan tim terpadu untuk memberikan bantuan kepada korban. Hal tersebut dikarenakan kondisi masyarakat disana sudah masuk kategori keterbatasan bahan pokok.
“Gubernur Maluku menginstruksikan segera menyalurkan bantuan dan tim terpadu ke Seram Utara untuk membantu para pengungsi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Kifly Wakanno, Kamis (22/10/2015).
Disebutkan, kebakaran tersebut juga juga melanda hutan komunitas adat terpencil (KAT) Huaulu. Sehingga tim terpadu diarahkan membawa bantuan sekaligus mendata jumlah pengungsi maupun korban material akibat hutan terbakar.
Sementara itu, sesuai data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) maupun menurut keterangan Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal, hutan yang terbakarmencapai 1.000 hektare lebih.
Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan personil TNI untuk memadamkan api yang sulit dijangkau lokasinya.Kebakaran terjadi di kawasan gunung yang tinggi dengan jurang terjal sehingga sulit dijangkau untuk dipadamkan.
“Yang utama saat ini adalah penanganan para korban, terutama kebutuhan makanan yang telah dipasok ke lokasi-lokasi penampungan,” ucapnya.
Kata Abua, pihaknya telah melakukan upaya penanganan kebakaran hutan yang terjadi di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan pangan kepada warga masyarakat yang menjadi korban, terutama bagi mereka yang perkebunannya terbakar maupun upaya pemadaman api.
Sementara itu, dari pantauan Cendana News, Kebakaran yang terjadi di Maluku dalam satu bulan terakhir telah melanda beberapa daerah di Pulau Seram, diantaranya Kota Bula dan Kabupaten Seram Bagian Timur. Namun hingga sekarang, belum terlihat bantuan ataupun tim terpadu yang diturunkan oleh Pemprov Maluku guna memadamkan api di wilayah tersebut.
KAMIS, 22 Oktober 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...