Berbagai Wilayah di Indonesia Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Pembacaan teks Pancasila di Balaikota Malang
SEMARANG — Hari Kesaktian Pancasila ke – 50 yang jatuh pada 01 September 2015 diperingati di berbagai wilayah di Indonesia. Upacara yang mengangkat tema “Kerja keras dan gotong royong melaksanakan Pancasila” sebagai bentuk mengingatkan kembali masyarakat agar dapat bergotong royong dalam mencegah bangkitnya komunis di Indonesia.
Di Kota Semarang, Upacara digelar di halaman parkiran Balai Kota, yang berada di Jalan Pemuda, kota Semarang, Jawa Tengah dengan peserta lebih dari 200 orang. Mulai instansi pemerintahan hingga akademisi.
Dalam arahannya, Inspektur upacara, Pejabat Walikota Semarang Tavip Supriyanto mengatakan, komunisme merupakan salah satu faham yang pernah tumbuh di Indonesia. Namun karena kelengahan bangsa akan arah paham tersebut, menyebabkan mereka leluasa dalam bertindak.
“Padahal komunisme adalah salah satu bahaya Laten yang mestinya dilarang dan tidak boleh ada dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia ” jelasnya.
Untuk menanggulangi kemungkinan munculnya kembali faham komunisme, maka sejak dini wajib dan harus mengamalkan nilai – nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.
“Khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, dan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara pada umumnya ” pungkasnya Tavip Supriyanto mengakhiri pidato sambutannya.
Tidak hanya di Semarang, di Kota Malang, Jawa Timur tepatnya di halaman depan kantor Balai Kota Malang upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Walikota Malang, Situaji dan Kapolsek Sukun Kompol Sutantyo, SH. bertindak sebagai Komandan Upacara.
Dalam pembacaan ikrar, ketua DPRD kota Malang Arif Wicaksono menyatakan kebulatan tekad bersama untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upacara yang dihadiri oleh berbagai instansi, kesatuan dan siswa sekolah ini berlangsung khidmat. Para peserta upacara mengikuti satu persatu rangkaian upacara dengan tertib hingga upacara berakhir.
Pembacaan teks pancasila di Balaikota Semarang

Peserta Upaccara

KAMIS, 01 Oktober 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono/Agus Nurchaliq
Foto            : Eko Sulestyono/Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...