Bocah Enam Tahun Dibakar Oleh Perempuan Tak Dikenal

Rumah Sakit M Djamil Padang
PADANG — Setelah mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas terdekat, seorang bocah berusia enam tahun harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Kota Padang. bocah ini terpaksa dilarikan karena luka bakar yang ia derita mencapai 20 persen.
Bocah ini diketahui dibakar oleh seorang perempuan yang tidak dikenal. Bocah yang duduk di bangku kelas I SDN 21 Sungai Abang ini, bernama Muhammad Razik (MR). Saat ini, warga Pasar Mudik, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) sedang menjalani perawatan di RSUP dr. M Djamil. Setelah melewati masa kritis pada Sabtu (17/10/2015) sore.
“Kami terkejut, ada anak tentangga yang melapor Razik sedang berada di Puskesmas Lubuk Alung dan banyak dikerumi warga,” ujar ayah korban, Candra Imel (40) di RSUP M Djamil, MInggu (18/10/2015) pagi.
Candra mengisahkan, ia bersama istri, Vera (30), langsung bergegas menuju puskesmas tersebut. Di puskesmas, Candra mendapati kondisi tubuh anaknya menghitam dengan sebagian kulit tubuhnya terkelupas, terutama di bagian wajah.
“Karena di puskesmas tidak cukup peralatan medis, akhirnya dilarikan ke Padang,”lanjut Candra.
Dalam masa kritis itu, MR sempat bercerita pada ayahnya (Candra). Menurut MR, kejadian berawal saat ia pulang sekolah bersama temannya. Ia terpaksa berjalan kaki karena ibunya terlambat menjemput di sekolah.
Namun, di tengah perjalanan, tiba-tiba seorang wanita tidak dikenal mengajak MR dan rekannya ikut bersama perempuan tersebut. MR, tidak menolak saat diajak wanita misterius tersebut karena alasannya, mau mengantarkan dia pulang ke rumah. Sementara rekan MR, menolak ikut bersama wanita misterius tersebut dan memilih melanjutkan perjalanan pulang sendiri.
Dari keterangan MR, dia dibawa ke sekitar Sungai Sikayang, daerah Salibutan. Di lokasi tersebut, Candra mengatakan, perempuan misterius itu mengajak MR turun dari motor dengan alasan mau buang air kecil.
“Tapi ternyata dia dia mengambil minyak bensin, kemudian disirami ke anak saya dan langsung dibakarnya,” kisah Candra.
Candra menuturkan, MR langsung melopat ke sungai, sementara pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke puskemas. Candra menuturkan, dirinya telah menyerahkan kasus yang menimpa anaknya ke Polsek Lubuk Alung.
“Sebelum dapat kabar, istri dan saya juga mencari MR. Sebab tidak biasanya pulang terlambat, biasanya anak saya pulang pukul 10.00 WIB, kejadian itu pada pukul 14.00 WIB,” jelas Candra.
Dihubungi terpisah, Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP DR. M Djamil, Gustavianof mengatakan, korban mengalami luka bakar di bagian dada, kepala, perut dan tangan. Korban, lanjutnya, mendapatkan penanganan dari tim dokter yang terdiri dari dokter anak, dokter bedah plastik dan lain-lain.
“Korban mengalami luka bakar 18 persen, grade dua,” pungkas Gustavianof.
MINGGU, 18 Oktober 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...