Cara Mengawetkan Cabe Ala Penjual Bakso di Yogyakarta

Penjemuran Cabe
YOGYAKARTA — Harga cabe atau lombok yang selalu berubah-ubah, memaksa konsumen harus pintar-pintar mengatur strategi. Apalagi bagi seorang penjual bakso, jika tak pintar mengatur bisa berabe. Apalagi bagi penjual bakso yang biasa digunakan untuk membuat sambal, dan kebutuhannya tidak selalu sama setiap harinya. Karena itu di saat persediaan melimpah, cabe harus diawetkan.
Mujiyati, seorang pedagang bakso di Kalasan, Sleman, Yogyakarta, memiliki cara tersendiri untuk mengawetkan cabe. Yaitu dengan mengeringkannya di bawah sinar matahari. Selain bisa tahan lebih lama, cabe yang dikeringkan juga rasanya akan lebih pedas.
Mujiyati
Ditemui Sabtu (17/10/2015), Mujiyati mengatakan, di saat harga cabe murah, dia sering membeli cabe dalam jumlah banyak. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi harga cabe yang seringkali naik tinggi secara tidak terduga. Sebagai pedagang bakso, akunya, cabe sangat dibutuhkan untuk membuat sambal. 
“Kalau tidak ada sambal, pembeli akan kecewa. Karena itu dalam keadaan sesulit apapun cabe harus ada. Maka itu, ketika harga murah saya sering beli cabe dalam jumlah banyak untuk mengantisipasi kelangkaan,” katanya.
Sementara itu, untuk mengawetkan cabe, Mujiyati mengatakan hanya perlu menjemurnya saja sampai kering. Satu persatu cabe dipilih dan tangkainya dihilangkan. Lalu, diletakkam dalam nampan besar dan dijemur sampai kering. Dari sekitar 10 kg cabe basah, katanya, setelah kering nanti akan menjadi sekitar 3,5 kg cabe kering. Kendati jumlahnya menjadi menyusut setelah kering, namun cara itu efektif dan tetap menguntungkan, rasa cabenya juga menjadi jauh lebih pedas.
Saat ini, kata Mujiyati, harga cabe di pasaran berkisar antara Rp 12 Ribu sekilo. Harga ini lebih murah dari dua pekan sebelumnya yang mencapai Rp 23 Ribu sekilo. Dengan seringnya kenaikan harga cabe, maka bagi pedagang bakso seperti Mujiyanti, pengeringan cabe mutlak dilakukan.
“Nanti cabe kering kalau digunakan juga cukup dengan merendamnya dengan air hangat. Cabe kering akan melunak dan mengembang lagi”, pungkasnya. 
SABTU, 17 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...