Demo Tolak Plt Bupati SBT Ricuh, Satu Orang Luka Tembak

Demo yang berakhir ricuh
AMBON — Aksi demonstrasi  Ratusan massa yang tergabung Aliansi Peduli Umat di kantor Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kamis (15/10/2015), berujung ricuh lantaran salah seorang pendemo ditembak oknum aparat kepolisian menggunakan senapan gas air mata.
Kericuhan terjadi saat massa menggelar aksi penolakan terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur, Hendrik Far Far karena yang bersangkutan orang non SBT, pasca Abdullah Vanath S.sos, MM (mantan Bupati SBT-Red), berakhir masa jabatannya pada 13 September 2015.
Salah seorang warga kabupaten SBT, Ronald menyebutkan, korban yang diketahui bernama Ansar Loklomin mengalami luka dibagian kepala, dan pingsan. Dia terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bula, guna mendapatkan pertolongan medis.
Sementara itu, Kapolres Kabupaten Seram Bagian Timur, AKBP. Wawan Setiawan yang dikonfirmasi Cendana News mengatakan, para pendemo memaksa masuk ke kantor bupati.
Diakuinya, sempat terjadi aksi dorong antara pendemo aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi.
“Tindakan mengeluarkan bukan luka tembak dengan peluru tapi, dengan pelontar gas air mata. Anggota kami melontarkan gas air mata karena pendemo memaksa masuk ke kantor Bupati SBT,” katanya.
Untuk mengantisipasi kerawanan susulan akibat insiden Kamis (15/10/2015) pihaknya tetap melakukan pengamanan ketat di beberapa titik. 
“Hingga sekarang pengamanan tetap kita tingkatkan,” tutupnya.
Sebelumnya Gubernur Maluku Said Assagaff telah mengusulkan tiga nama ke Mendagri Tjahyo Kumolo agar satu diantara tiga nama menjadi Carateker Bupati Kabupaten SBT.
Tiga nama itu, masing-masing Kepala Biro Hukum Sekda Provinsi Maluku, Hendrik Far Far, Karo Umum Sekda Maluku Sartono Ginting dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Setda Maluku Sadli Ie. 
KAMIS, 15 Oktober 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...