Din Syamsuddin: Universitas Brawijaya Salah Satu Pelopor Budaya Halal

Pro.Dr.H. M.Din Syamsuddin
MALANG — Maraknya perusahaan yang menyertakan kata halal pada kemasan produknya meskipun sebenarnya mereka belum memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), membuat Pro.Dr.H. M.Din Syamsuddin selaku ketua MUI prihatin. Hal tersebut terlontar saat menghadiri acara Brawijaya Muslim Week di Universitas Brawijaya Malang.
Menurutnya hal tersebut bisa terjadi karena ketentuan dari Negara yang memang tidak mewajibkan setiap perusahaan untuk memiliki sertifikat halal.
“Sertifikat halal itu bersifat sukarela, jadi terserah perusahaan mau mencantumkan kata halal pada produknya atau tidak. Jika ingin mencantumkan berarti harus mengurus sertifikat halal,” jelasnya.
Namun kenyataannya, meskipun tidak memiliki sertifikat halal dari MUI, banyak perusahaan maupun rumah makan yang mencantumkan kata halal pada produknya. Bahkan ada yang sampai menuliskan halal 100 persen.
“Hal ini yang kini juga menjadi salah satu tantangan bagi umat Islam dan juga perguruan tinggi di Indonesia untuk bisa menciptakan produk inofatif berupa alat uji sederhana agar bisa mengetahui apakah sebuah produk itu halal atau tidak,” tuturnya.
Ketua MUI ini juga menjelaskan yang di maksud produk berlabel halal adalah produk yang sudah di uji oleh LPPOM dan sekarang juga ada kampus-kampus yang bisa menguji secara ilmiah bahkan melalui uji laboratorium. Dari situ kemudian produk tersebut dibawa ke MUI dan jika produk tersebut dinyatakan halal secara fiqih, barulah MUI mengeluarkan sertifikat halal.
“Saya sangat mengapresiasi kampus-kampus di Indonesia yang peduli dan konsen dengan produk halal, salah satunya yaitu kampus Universitas Brawijaya,”ungkapnya.
Disebutkan, Brawijaya juga merupakan salah satu pemicu budaya halal melalui kasus yang ditemukan oleh salah satu dosennya, Tri Soesanto.
“Yaitu kasus penemuan produk susu yang terindikasi terbuat dari lemak babi. Sejak itu lahirlah undang-undang pangan yang salah satunya mensyaratkan kriteria halal dan sertifikat halal,”jelasnya.
JUMAT, 09 Oktober 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...