Disnakertrans NTB akan Tindak Tegas Pekerja Asing Ilegal

Kepala Disnakertrans NTB, Wildan
MATARAM — Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Barat, Wildan mengancam akan menindak tegas pekerja asing yang tidak memiliki izin resmi bekerja di wilayah tersebut.
Dikatakannya, selain bertentangan dengan UU, juga bisa merugikan daerah, karena dari para pekerja asing yang terdaftar, daerah mengenakan mendapatkan pajak retribusi bagi pemasukan daerah.
Untuk memantau masuknya pekerja ilegal, pihak pemerintah provinsi melalui Disnakertrans membentuk tim yang secara khusus menangani permasalahan perizinan bagi pekerja asing.
“Mengantisipasi semakin banyaknya masuk pekerja asing, khususnya pekerja asing ilegal yang tidak memiliki izin bekerja, Disnakertrans NTB telah membentuk tim yang secara khusus menangani masalah perizinan bagi pekerja asing masuk ke NTB, sekaligus melakukan pengawasan,” kata Wildan di Mataram, Kamis (1/10/2015)
Menurutnya, keberadaan NTB sebagai salah satu daerah tujuan utama wisatawan melakukan liburan, khususnya asing telah menempatkan Pulau Lombok menjadi incaran para pencari kerja seperti Provinsi Bali, baik dari masyarakat dalam negeri maupun pekerja asing.
Ia mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk lebih memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal bisa diakomodir bekerja di sejumlah perusahaan yang beroprasi di daerah, mengingat di NTB sendiri masih banyak di antara masyarakat yang masih membutuhkan pekerjaan.
“Pekerja asing silahkan saja masuk ke NTB tapi harus mengkuti aturan yang ada, mengurus izin supaya bisa terdata, baik yang bekerja sebagai konsultan maupun yang bekerja di sektor pertanian dan pariwisata,” katanya.
KAMIS, 01 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...