FGD AJI Manado Sepakati Isu Lingkungan Jadi Prioritas Media

Forum diskusi
MANADO — Focus group discussion (FGD) yang diadakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, bersama seluruh redaktur dan pemimpin redaksi media cetak, sepakat untuk memasukan isu lingkungan menjadi prioritas dalam media masing-masing.
Pantauan Cendana News,  dalam pertemuan tersebut lebih membahas soal isu lingkungan, yang saat ini sudah jarang dimunculkan, terutama pada media cetak yang ada di Manado.
Salah satu pemateri yang dihadirkan AJI Manado dalam FGD yaitu Reymond Mudami menegakan, isu lingkungan sejak 10 tahun terakhir ini sudah jarang menghiasi media massa lokal sehingga perlu kesadaran dari para pemimpin redaksi dan redaktur.
“Saya melihat isu lingkungan hanya menjadi isu nasional, dan yang banyak diberitakan dan dimuat dalam media lokal hanya jurnalisme dampak, yang bukan berpihak pada masyarakat”, tegas Mudami.
Selain Mudami, wakil pemimpin redaksi (Wapemred) sebuah harian di Manado, Raymond Pasla juga berpendapat yang sama. Menurutnya isu lingkungan kurang menjadi berita yang hangat bagi kalangan media, sehingga kadang muncul dalam surat kabar atau media cetak, padahal banyak sekali dampak lingkungan yang bisa dijadikan berita dan bisa menjadi headline. 
“Isu lingkungan ini bagi kalangan media kurang begitu seksi sehingga tidak menarik untuk dibahas, apa lagi bagi kalangan media yang hanya mengejar keuntungan untuk perusahaan,”kata Pasla yang juga pernah menjabat sebagi Ketua AJI Manado dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut.
Setelah hampir 5 jam berdikusi, akhirnya seluruh pimpinan media cetak sepakat untuk menjadikan isu lingkungan menjadi prioritas dalam media masing-masing.
Kepada Cendana News Ketua AJI Manado Yoseph Ikanubun yang didampingi oleh Sekretaris AJI Manado Fernando Lumowa menyatakan, ini yang diharapkan dari AJI Manado dalam FGD tersebut, sehinga tujuan diskusi bisa tercapai.
“Nanti kita akan memantau mana media yang benar-benar konsen terhadap isu lingkungan, dan AJI Manado akan mengumumkan dan merilisnya” kata Ikanubun dan Lumowa.
KAMIS, 22 Oktober 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...