Gubernur DIY Harapkan Porda Dapat Membentuk Karakter Bangsa

Sultan HB X memukul kentongan tanda dibukanya PORDA XIII
YOGYAKARTA — Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) DI Yogyakarta, resmi dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Senin (19/10/2015, di Alun-alun Kulonprogo, Yogyakarta. 
Dalam sambutan pembukaan PORDA Ke-13, Sultan juga mengatakan, jika di negara-negara maju, olah raga menjadi salah salah satu komponen unggul dari upaya pembentukan karakter bangsa. Karen itu, penyelenggaraan Porda diharapkan tidak hanya digunakan sebatas untuk mengukur prestasi atlet, namu juga pembentukan karakter.
Dicontohkan Sultan, olahraga bisa menjadi media pemersatu bangsa karena melalui pekan olahraga semua ras dan golongan berlaga untuk menjadi yang terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, yang tidak lain merupakan karakter unggul sebuah peradaban bangsa. 
“Dan, olahraga mampu mewujudkan hal itu,” tegas Sultan.
Sementara itu, Deputi Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi,  Djoko Pekik Irianto yang hadir mewakili Menpora, Imam Nahrawi mengatakan, Porda merupakan wahana pembinaan prestasi berkelanjutan. 
Di mulai dari pekan olahraga di tingkat desa, kecamatan, kabupaten dan akhirnya berlanjut ke tingkat provinsi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Hal itu sesuai dengan tema Porda kali ini, yaitu Dengan Porda ke-13, Kita Siapkan Prestasi Puncak Menuju PON ke-19 Tahun 2016. 
“Tema ini, juga sesuai dengan motto Olimpiade yaitu Ctius, Altius dan Forties. Berusaha menjadi yang terbaik menuju prestasi puncak”, jelasnya.
Lalu sebagai tuan rumah, Hasto Wardoyo, Bupati Kulonprogo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan semua pihak terhadap kemampuan Kulon Progo untuk menjadi tuan rumah Porda. Ia mengatakan, jika pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar menjadi tuan rumah dan penyelenggara yang baik.
Porda Ke-13 DIY yang resmi dibuka oleh Gubernur DIY, Bupati Kulon Progo dan Deputi Kemenpora, ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Sultan, akan berlangsung hingga 26 Oktober 2015. Acara pembukaan diawali sendra tari kolosal dan pergelaran seni tradisional lainnya.

SENIN, 19 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...