Haedar Nashir: Warga Muhammadiyah Diminta Tidak Golput

Haedar Nashir, Moch Abdi, Rahmat Aris
BUKITTINGGI — Desember mendatang, 13 Kabupaten/kota serta Pilkada Gubernur di Sumatera Barat akan menghadapi Pilkada serentak. Sebagai salah satu ormas terbesar yang ada di Sumatera Barat, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menghimbau agar warga Muhammadiyah untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas.
“Muhammadiyah tetap menjaga fungsinya sebagai gerakan dakwah kemasyarakatan yang sifatnya melintasi, namun kita tak boleh antipati tetapi harus proaktif dan cerdas serta bermartabat dalam menggunakan hak pilih pada Pilkada serentak sebagai bentuk tanggung jawab kebangsaan,” ujar Haedar yang didampingi oleh Dekan Fakultas Pariwisata Moch Abdi dan Mantan Ketua DPRD Bukittinggi Rahmat Aris di Bukittinggi, Jumat (02/10/2015).
Haedar menekankan jika warga Muhammadiyah sampai tidak menggunakan hak pilihnya. Untuk itu Ia menghimbau agar Pimpinan Organisasi Muhammadiyah mulai dari Daerah hingga ke Ranting untuk tetap jadi pemandu bagi warga Muhammadiyah sehingga pilkada ini berjalan demokratis.
“Kita tidak menghendaki ada warga Muhammadiyah yang golput. Meski sebagian pihak menganggap golput adalah bagian dari hak demokrasi, tapi alangkah baiknya warga Muhammadiyah dan masyarakat lainnya justru dengan penuh tanggung jawab menggunakan hak pilihnya secara proaktif,” lanjutnya.
Ia juga mnjelaskan ketakutannya jika ada anggota ormas Muhammadiyah yang Golput bisa berakbiat terjadinya banyak kecurangan dalam Pilkada.
“Jika semua pihak melepas hak pilihnya maka proses demokrasi ini tidak dapat kita kawal,” tambahnya.
Menurut Haedar, masyarakat Sumatera Barat secara sosiologis lekat dengan Muhammadiyah. Sebab itu Ia yakin warga Muhammadiyah di Ranah Minang akan menggunakan hak pilihnya dengan baik.
JUMAT, 02 Oktober 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...