Hanafi Rais Nilai Kunjungan Jokowi ke AS Tidak Strategis

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ahmad Hanafi Rais
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Ahmad Hanafi Rais mengatakan, lawatan Jokowi ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan Presiden Barack Obama itu tidak akan mengasilkan sebuah kebijakan yang strategis karena masa pemerintahan Obama tinggal menghitung Hari yakni tersisa satu tahun lagi.
“Yaa, tidak strategis pertemuan itu, menurut saya agendanya hanya sia-sia. Sebab setahun lagi Obama pensiun,” Ujar Hanafi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Menurut Hanafi, kebijakan bilateral yang nantinya disepakati kedua negara hanya akan berlangsung sampai kepemimpinan Obama berakhir. 
“Usai kepemimpinan di Amerika berganti, maka kesepakatan itu tak bisa lagi dijalankan,” katanya.
Dirinya Menilai, akan lebih baik jika Jokowi tetap di dalam negeri menangani masalah asap. 
“Lebih baik fokus menangani bencana kabut asap Di NKRI, daripada berkunjung ke luar negeri,” ucap dia.
Menyikapi kabut asap, putra Amin Rais ini juga menyayangkan sikap pemerintahan di kabinet kerja yang tidak mau mengumumkan secara resmi nama-nama perusahaan pembakar hutan, karena ini sudah masuk tragedi kemanusiaan. 
“Saya minta pemerintah, dalam hal ini segera beberkan ke publik, biar masyarakat tahu, perusahaan-perusahaan pembakar hutan Indonesia tersebut,” jelas dia.
Lebih lanjut, dia menyampaikan jika pemerintah tak berani umumkan perusahaan pembakar hutan, maka, pemerintah dianggap otak dari semua insiden ini.
“Kalau tidak menyebutkan nama perusahaannya, itu berarti pemerintah gak ada transparansi,” tutupnya.
SELASA, 27 Oktober 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...