Harga Murah, Petani Kacang Lombok Tengah Mengaku Merugi

H. Ismail nampak sibuk saat menjemur kacang tanah yang baru saja dipanen supaya kering selanjutnya untuk dijual
LOMBOK TENGAH — Meski hasil panen melimpah, harga kacang tanah petani di Kabupaten Lombok Tengah sangat murah, di mana harga perkilo hanya 10 ribu rupiah. Harga tersebut oleh petani dinilai masih sangat murah dan tidak sebanding biaya yang dikeluarkan.
“Harga kacang di pasaran sekarang ini sangat murah, hanya 10 ribu perkilo, masih jauh dari harapan, bandingkan dengan biaya yang dikeluarkan mulai dari biaya perawatan, pemupukan hingga pengairan,” kata seorang pengusaha pertanian kacang di Lombok Tengah, H. Ismail, Minggu (26/10/2015)
Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk membayar upah pekerja, seja mulai proses penanaman sampai panen termasuk juga di dalamnya biaya pengairan dan harus menyedot air dari sungai yang jaraknya cukup jauh dari areal sawah, karena susahnya mendapatkan air akibat kemarau panjang.
Ia menyebutkan, kalau dihitung biaya yang dikeluarkan dari proses penanaman, perawatan sampai panen sekarang sudah mencapai 4 juta, kalau dijual dengan harga 10 ribu perkilo jelas kita merugi, alih – alih mau untung malah kita dibuat buntung.
“Karena itulah meski sudah banyak pengempul yang datang menawar, tapi saya belum mau menjual, tunggu sampai harga naik, ya maksimal naik dua ratus atau lima ratuslah biar ada kita dapat,” ungkapnya.
Luasan lahan areal persawahan Ismail sendiri yang ditanami kacang tanah sampai saat ini mencapai 50 hektar are, menghabiskan bibit sekitar 75 kilo gram.
MINGGU, 25 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...