Hari Pangan Sedunia, Siswa SMP Bagikan Makanan Lokal ke Pengendara

SURABAYA — Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada hari ini, Jum’at (16/10/2015) diperingati oleh siswa-siswi SMP Muhammadiyah 2 dengan cara bagi-bagi makanan tradisional ke pengguna jalan.
Acara pembagian makanan tradisional ini diadakan di pertigaan Gubeng, Surabaya dari pukul 09.30-10.00 WIB. Para siswa antusias membagikan makanan, dengan tersenyum ramah mereka membagikan makanan ke para pengendara. Para pengendara pun dengan senang hati menerima makanan dari para siswa ini.
Humas SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Firzha mengakui ada beberapa jenis makanan tradisional yang dibagikan ke pengguna jalan.
“Jenis makanannya ada srawut, tiwul, klanting, klepon, talas dan bentul,” terangnya saat diwawancarai Cendana News, Jumat (16/10/2015) .
Ada dua jenis makanan yang dibuat sendiri oleh para siswa yaitu srawut dan tiwul. Selain itu para guru juga membantu membuat klanting untuk dibagikan kepada para pengguna jalan. Jumlah makanan yang dibagikan sebanyak 100 kemasan. Sebanyak 20 siswa, yang terdiri dari 10 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki ini membagi-bagikan makanan tradisional dengan semangat meskipun tersengat panas ditengah terik matahari.
“Dengan adanya hari peringatan ini, kami mengajarkan kepada anak-anak didik serta masyarakat umum untuk mencintai panganan lokal,” jelasnya.
Selain itu, di SMP Muhammadiyah 2 Surabaya setiap peringatan Hari Pangan Sedunia, di kantin tidak tersedia nasi, dengan tajuk ‘one day no rice’.
“Harapannya dengan adanya kegiatan seperti ini, para siswa lebih menghargai petani Indonesia yang menanam ubi, talas, bentul dan lain sebagainya,” tandas wanita berkerudung ini dengan ramah.
JUMAT, 16 Oktober 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Foto            : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...