Himpun Masukan, Kementerian Pariwisata RI Kunjungi Balikpapan

Kepala Disporabudpar Balikpapan Oemy Fasesly
BALIKPAPAN — Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata mengharapkan aturan yang lagi disusun Kementrian Pariwisata RI, standar usaha angkutan sungai dan danau wisata berdampak positif, pada sektor usaha di Kalimantan Timur. 
Hal ini disampaikan Kepala Disporabudpar Kota Balikpapan, Oemy Fasesly usai workshop dan validasi rancangan Peraturan Menteri standar usaha angkutan Sungai dan danau wisata, di Balikpapan.
Menurutnya, aturan ini sangat berdampak positif bagi dunia usaha , terutama pada pelayanan, produksi dan pengelolaan akan diatur sehingga wisatawan yang datang akan merasa nyaman.
“Di Balikpapan sudah ada, seperti di kawasan wisata mangrove, tapi memang masih tradisional. Kalau aturan ini sudah jadi, kami bisa menginformasikan agar menyesuaikan,” terangnya. Termasuk menindaklanjuti melalui Perda.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Standar Usaha Pariwisata, Arius Santun mengungkapkan, rancangan peraturan menteri tentang standar usaha angkutan sungai dan dan khusus wisata ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan wisatawan.
Untuk itu, sebelum ditetapkan Kementrian Pariwisata menghimpun masukan dari seluruh stakeholder karena tiap daerah beda karakter. 
“Sebelum ditetapkan kami himpun seluruh stakeholder karena tiap daerah berbeda karakter dan keinginan,” katanya, Selasa (6/9/2015).
Namun ia menegaskan, nantinya ketentuan tersebut tidak akan memberatkan pelaku usaha yang ingin menjadi penyedia jasa maupun usaha existing. 
“Rancangan sudah 80 persen. Nah pertemuan seperti ini untuk menyempurnakan, makanya kami gelar di seluruh kota potensi,” tutupnya.
Kepala Bidang Standar Usaha Pariwisata Arius Santun MH
SELASA, 06 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...