Hujan Mulai Turun, Jumlah Kebakaran Hutan di Papua Menurun

Nampak beberapa titik api di gunung kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura
JAYAPURA — Sebanyak 744 titik api di Papua yang sebelumnya dideteksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah V Jayapura berkurang drastis sejak turunnya hujan. Saat ini tersisa 17 titik api yang ada di bumi Cenderawasih.
Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa BMKG Wilayah V Jayapura, Zem Irianto Padama mengaku tersisa 17 titik api diantaranya 1 titik api di Kabupaten Boven Digoel, 16 titik api di Merauke.
  
“Titik api yang di Waena, Kota Jayapura, telah dipadamkan oleh dinas kehutanan,” kata Padama, Senin (26/10/2015).
Padamnya titik api tersebut, Padama menjelaskan, dikarenakan beberapa kabupaten wilayah selatan telah turun hujan. 
“Di wilayah pegunungan semua sudah tidak ada titik api, karena sudah hujan. Untuk di Mappi juga sudah tidak ada, tadi pagi sudah hujan,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Resimen Induk (Danrindam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Djambar Barmo mengatakan pihaknya melihat langsung sebanyak 7 titik di kawasan hutan kampung harapan dan telah memadamkan bersama-sama petugas pemerintah daerah bersama masyarakat setempat.
“Dari 7 titik api, sekarang sisa 3 titik api, itu karena kami kekurangan air serta jerigen untuk dibawa kelokasi titik api, ditambah dengan letak titik api yang sangat susah dijangkau,” kata Djambar.
Sebelumnya, BMKG Wilayah V Jayapura mendeteksi sebanyak 744 titik api kebakaran hutan dan lahan di provinsi Papua dan Papua Barat terdeteksi 32 titik api. Akibat dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sebagian di wilayah selatan Papua, asap terbawa ke arah tenggara Papua, di Kabupaten Mimika, mengharuskan aktifitas penerbangan di bandara Moses Kilangin, Mimika terhenti sementara Sejak Kamis (15/10/2015) hingga hari ini, Kamis (22/10/2015).
SENIN, 26 Oktober 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...