Ikut Pemilukada, Empat Anggota DPRD Jawa Tengah Diberhentikan

Gedung DPRD Jawa Tengah
SEMARANG — Empat orang anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi Jawa Tengah dipastikan diberhentikan dengan hormat sebagai ” wakil rakyat “. Karena keempat orang tersebut maju mencalonkan diri pada Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.
Sekretaris Dewan DPRD Jawa Tengah Indra Surya menjelaskan, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan pemberhentian dengan hormat masing – masing kepada keempat anggota dewan tersebut kepada Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tjahyo Kumolo, melalui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Berdasarkan peraturan KPU ( PKPU) Nomor 12 Tahun 2015 Pasal 68 menyebutkan, bahwa calon yang telah ditetapkan mengikuti Pilkada dan berstatus sebagai DPR, DPD, DPRD, TNI / POLRI dan PNS wajib menyampaikan surat keputusan dari pejabat yang berwenang tentang pemberhentian masa jabatannya.
Apabila para calon yang akan maju mengikuti Pilkada belum atau tidak menyerahkan Surat Keputusan ( SK ) pemberhentiannya, maka calon Bupati / Walikota tersebut otomatis akan ” didiskualifikasi ” oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ).
” Saat ini surat pemberhentian keempat anggota dewan telah sampai di Mendagri, jika sudah keluar SK nya maka kami akan segera menyampaikannya kepada yang bersangkutan dan partainya masing – masing,” katanya.
Keempat anggota legislatif yang mencalonkan diri dalam Pilkada, yaitu Arief Rohman ( PKB ) Kabupaten Blora, Sarif Abdillah ( PKB ) Kabupaten Wonosobo, Asip Kholbihi ( PKB ) Kabupaten Pekalongan dan Mirna Annisa ( Gerindra ) Kabupaten Kendal. Sedangkan untuk Mirna Anissa sudah mendapatkan SK menjadi Anggota DPRD, namun belum sempat dilantik menjadi legislatif.
Khusus untuk Mirna Annisa, sebenarnya awalnya ditunjuk sebagai Pergantian Antar Waktu ( PAW ), namun sebelum dilantik menjadi legislatif, Mirna Annisa sudah keburu maju mengikuti Pilkada di Kabupaten Kendal, maka KPU dalam hal ini akan meminta SK pemberhentian dirinya.
Sekretariat Dewan ( sekwan ) DPRD Jawa Tengah juga sudah memberitahukan kepada seluruh partai politik untuk segera mengusulkan nama – nama anggotanya yang menjadi PAW, dimana nantinya akan menggantikan para calon yang maju dalam Pilkada.
JUMAT, 09 Oktober 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...