IMI DIY Gelar Automotive Gathering Songsong Hari Sumpah Pemuda

Penyalaan api unggun gelora Sumpah Pemuda
YOGYAKARTA — Menyongsong Hari Sumpah Pemuda, sekitar 140 anggota klub motor dan mobil yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI) DIY, selama tiga hari menggelar serangkaian acara automotive gathering di Komplek Museum Gunung Merapi, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, 23-25 Oktober 2015. Gelora nasionalisme Sumpah Pemuda dijadikan momentum untuk lebih mempererat persatuan di kalangan lintas komunitas kreatif se-DIY.
Tak hanya melibatkan komunitas club motor dan mobil, automotive gathering juga diikuti oleh komunitas sepeda, panjat tebing dan sebagainya. Hadir dalam acara pembuka, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY, Arya Nugrahadi, mewakili Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.
Arya mengatakan, dengan jumlah 140 anggota, komunitas otomotif diharapkan  bisa semakin mampu menunjukkan karya nyata kepada masyarakat luas dalam hal aktifitas ekonomi, khususnya kepariwisataan. Melalui berbagai kegiatan klub, harapnya, komunitas club motor bisa menjadi pelopor perilaku berkendara yang baik di jalan raya. Lebih dari itu, Sultan HB X dalam sambutan yang dibacakan oleh Arya Nugrahadi pun menyatakan harapannya agar kegiatan tersebut mampu memberi arti besar bagi generasi muda dalam memupuk persatuan dan kesatuan, khususnya di komunitas pecinta motor dan mobil.
Sultan mengingatkan, cara berlalu-lintas adalah potret budaya diri sekaligus cermin budaya bangsa. Karena itu, kegiatan otomotif gathering dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda diharapkan bisa dijadikan momentum memberi pemahaman kepada pengendara motor dan mobil tentang etika berlalu-lintas, standar lalu lintas sekaligus mensosialisasikan peraturan lalu lintas.
Dinamika di jalan raya, kata Sultan, semakin komplek dan diperkirakan sekitar 70 persen kecelakaan di jalan raya melibatkan  kesadaran dalam bersepeda motor. Di samping itu pula, dengan hobi otomotif generasi bangsa diharapkan bisa menuangkan ide-ide inovasi dan kreasi untuk mewujudkan misi yang jelas. Selain mendatangkan prestasi bagi diri sendiri, kata Sultan, juga menekan kegiatan yang kurang bermanfaat. Sultan berharap, komunitas motor bisa menjadi pelopor dan teladan dalam berperilaku berlalu-lintas di jalan raya dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.
Nursatwiko, Ketum IMI DIY
Selain beragam kegiatan seperti eksibisi offroad dan kontes modifikasi motor, dalam acara temu lintas komunitas motor dan mobil tersebut juga dilangsungkan pengukuhan 13 klub sepeda motor dari berbagai wilayah di Yogyakarta. Nursatwiko, Ketua Umum IMI DIY mengatakan, dalam kegiatan itu pula diadakan penyusunan program klub-klub motor yang akan diadakan selama tahun 2016 nanti. 
“Program yang dibahas dan diusulkan akan diputuskan dalam Rakerda IMI pada bulan Desember nanti”, katanya.
Otomoti gathering kali ini, lanjut Nursatwiko, sengaja bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai upaya menggelorakan rasa nasionalisme generasi muda. 
“Dengan saling bertemu dan bersilahturahmi, anggota klub lintas komunitas bisa lebih menjalin persatuan dan kesatuan”, cetusnya.
Dalam acara pembukaannya, selain pengukuhan 13 klub motor sebagai anggota IMI DIY, juga digelar beragam pentas seni tradisional. Sebagai simbol gelora api nasionalisme, dibacakan teks Sumpah Pemuda oleh seluruh peserta dan penyalaan api unggun oleh 28 perwakilan klub, diikuti pula oleh sejumlah tamu undangan dan muspika setempat. 
MINGGU, 25 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...