INTEL Berkomitmen Kembangkan SDM Berbasis IPTEK di Indonesia

Widyasari mendampingi Menko PMK, Menristekdikti, dan Kepala LIPI meninjau Mobil Android bertenaga Listrik dari INTEL


JAKARTA — Sebagai Sebuah Perusahaan Internasional di bidang industri teknologi komputer di dunia, INTEL melalui perwakilannya di Indonesia berusaha memberikan sumbangsih vital kepada dunia pendidikan serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dengan mengikutsertakan anak-anak muda Indonesia berbakat dalam sains dan teknologi ke ajang INTEL ISEF 2015 di Pittsburgh, Amerika Serikat.
Empat putra terbaik bangsa berhasil meraih penghargaan bergengsi diajang tersebut. I Kadek Sudiarsana dan I Dewa Gede Ary Palguna meraih penghargaan dalam kategori Mathematical Sciences, sedangkan Luca Cada Lora dan Galih Ramadhan meraih penghargaan dalam kategori Material Sciences.
Widyasari Restyowulan, Corporate Affair Manager dari INTEL Indonesia yang hadir dalam acara Indonesia Sains Expo (ISE) 2015 di Gedung LIPI Jakarta menegaskan, sejak awal komitmen INTEL sudah jelas bahwa mereka akan terus berperan aktif melakukan investasi dalam bentuk pengembangan pendidikan berbasis Iptek di Indonesia melalui pengembangan talenta ilmuwan-ilmuwan muda.
” Tentunya semua melalui sistim penyaringan yang ketat dari INTEL sendiri. Dan kerjasama kami dengan LIPI dan Kemenristekdikti turut membantu pemantapan komitmen dalam menggali potensi-potensi muda lokal untuk bisa bersaing dengan para ilmuwan muda berpotensi lainnya dari seluruh dunia,” Tegas Widya kepada Cendana News di lokasi ISE 2015.
Keempat pemuda lokal berbakat jenius yang dibawa INTEL ke Pittsburgh bukan berkompetisi dengan sembarangan, namun mereka berhasil menyisihkan 7500 pemenang science competition dari seluruh dunia yang mengikuti ajang ISEF 2015 di Pittsburgh.
Widya kembali menekankan bahwa kedepannya komitmen INTEL akan tetap sama. Dan bukan memberikan janji manis, namun menurut wanita enerjik ini, siapapun yang punya kompetensi maka layak bergabung dengan team INTEL di seluruh dunia.
” Tidak ada janji kosong dari kami, INTEL perusahaan besar sejak dahulu kala, dan kami besar karena komitmen serta kerja keras seluruh tim internal kami, jadi jika saya katakan anak-anak ini layak mendapat tempat di tim INTEL maka itu akan terjadi. Bahkan bukan di tim INTEL saja, melainkan di seluruh perusahaan dunia,” Widya kembali menekankan.
Harapan kedepan dari Widya dalam kapasitasnya sebagai Corporate Affair Manager INTEL adalah, Investasi masa depan dalam dunia pendidikan berbasis Iptek yang dilakukan INTEL juga dapat membuka peluang kerja serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat suatu saat nanti.
Widyasari Restyowulan, Corporate Affair Manager, INTEL Indonesia memakai batik merah

Mobil Android bertenaga listrik

SABTU, 10 Oktober 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Foto            : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...