Jalan Pahlawan di Kota Semarang Tidak Miliki Halte Bus

Trans Semarang sedang berhenti di halte bus kawasan kota lama
SEMARANG — Di Kota Semarang, Jawa Tengah,  transportasi massal seperti Bus Rapid Transit ( BRT) telah lama beroperasi dan kini telah berkembang dengan pesat hingga 5 koridor ( jurusan ). Hampir seluruh jalan – jalan utama di kota Semarang banyak kita jumpai bangunan halte / shelter bus.
Tempat tersebut berfungsi sebagai ruang tunggu penumpang, tempat pemberhentian sekaligus tempat pemberangkatan bus. Calon penumpang tinggal membeli karcis Rp. 3500 untuk umum dan Rp. 1000 untuk pelajar, kemudian menunggu kedatangan bus sesuai dengan jurusan yang telah ditentukan.
Namun ada yang aneh, satu jalan protokol yang terletak di tengah kota Semarang, dari dulu sampai sekarang tidak ditemui satu pun halte bus. Padahal di sepanjang Jalan Pahlawan, kota Semarang letaknya sangat strategis, dekat dengan pusat keramaian dan kawasan bisnis Simpang Lima.
Selain itu, di sepanjang Jalan Pahlawan jua terdapat beberapa kantor – kantor pemerintahan, antara lain kantor Gubernur Jawa Tengah, DPRD Provinsi, Mapolda Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi, Perum Perhutani, Kehakiman Tinggi, Bank Indonesia dan kantor – kantor penting lainnya.
Agung, salah seorang PNS Perum Perhutani Semarang mengaku heran mengapa di sepanjang Jalan Pahlawan tidak ada halte bus sama sekali, padahal di jalan ini banyak terdapat kantor – kantor.
“Saya setiap hari berangkat dan pulang kerja naik Bus Trans Semarang, padahal halte bus terdekat letaknya di sebelah utara kawasan Simpang Lima, jadi terpaksa mau tidak mau setiap pagi dan sore berjalan kaki sejauh 300 meter ke arah selatan menuju kantor tempatnya bekerja,”sebutnya.
Sampai sekarang belum diketahui secata pasti, apa yang menyebabkan Jalan Pahlawan, kota Semarang tersebut ” steril ” tidak ada halte bus. Apakah memang belum ada rencana untuk membangun atau jangan – jangan Pemerintah setempat ” sengaja ” tidak mengizinkan pendirian halte bus di kawasan tersebut.
Sebagai perbandingan, di Jakarta, tepatnya di kawasan seputaran Monumen Nasional ( Monas ) yang dekat dengan Istana Negara dan kantor – kantor pemerintahan lainnya, banyak ditemui bangunan halte / shelter Bus Trans Jakarta. Padahal kawasan ini merupakan salah satu lokasi titik kemacetan arus lalu – lintas, namun Pemerintah setempat tetap mengizinkan pendirian halte / shelter bus.
MINGGU, 11 Oktober 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...