Jelang HUT Ke-259 Kota Yogyakarta, Ribuan Pedagang Gelar Kirab Budaya

Peserta Kirab Budaya sedang menampilkan reog
YOGYAKARTA — Ribuan pedagang pasar tradisional di Yogyakarta, turun ke jalan mengikuti kirab budaya menyongsong HUT Ke-259 Kota Yogyakarta, Minggu (4/10/2015), sore. Kirab melibatkan 45 paguyuban pedagang  dengan penampilkan ciri khas pasar masing-masing. Acara dimulai dari Pasar Beringharjo menuju Pasar Ngasem, menempuh jarak kurang lebih 2 kilometer.
Selain untuk memeriahkan hari jadi Kota Yogyakarta, Kirab Pedagang Pasar Yogyakarta yang diikuti lebih dari 2.100 pedagang pasar tradisional, juga diadakan sebagai upaya memperkenalkan kekhasan atau kekhususan dari setiap pasar yang ada di kota budaya tersebut.
Rudy Firdaus, Kepala Bidang Pengembangan Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta, menjelaskan, kirab pedagang pasar dengan menyertakan ikon masing-masing, akan membuat masyarakat luas semakin tahu tentang spesifikasi pasar. “Misalnya, kirab pedagang pasar Karangkajen dengan ikon gunungan dan replika ketela pohon, menunjukkan jika Pasar Karangkajen itu merupakan pasar ketela”, jelas Rudy.
Selain sebagai upaya memperkenalkan keberadaan pasar-pasar yang ada di Yogyakarta, Rudy mengatakan pula jika kirab tersebut bisa terus meningkatkan rasa persaudaraan di antara para pedagang pasar tradisional dan juga dengan pemerintah, sehingga semua pihak bisa saling bahu-membahu menjaga eksistensi pasar.
Kirab dengan berbagai ikon pasar yang dikemas menjadi gunungan, diiring bregodo keraton. Tak ketinggalan pula, jajaran Pemerintahan Kota Yogyakarta turut serta dalam kirab tersebut.  Tampak Walikota Yogyakarta-Haryadi Suyuti dan istri, turut dalam barisan andhong atau kereta kuda khas Yogyakarta, sebagai barisan utama. Berturut-turut ke belakang, sejumlah pejabat kota dan anggota dewan DPRD DIY, lalu disambung dengan arak-arakan ribuan pedagang pasar.
Kirab budaya yang dimeriahkan pula dengan kelompok naga barongsai dari komunitas Tionghoa Yogyakarta, menjadi daya tarik tersendiri di sepanjang rute kirab. Sementara itu, ribuan warga memadati ruas jalan rute kirab dari Pasar Beringharjo, Jalan Pabringan, Jalan Margo Mulyo, Titik Nol KM, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Nyi Ahmad Dahlan dan berakhir di komplek Plasa Pasar Ngasem Yogyakarta. 
MINGGU, 04 Oktober 2015
Jurnalis       : Koko Triarko
Foto            : Koko Triarko
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...