Kabupaten Bima Ditetapkan Jadi Pusat Pengembangan Bawang Nasional

Kebun Bawang
MATARAM —  Kementerian Pertanian Republik Indonesia menetapkan Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sebagai daerah pusat pengembangan bawang bersekala nasional. Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Kementerian Pertanian RI, Spudnik Sujono Kamino di acara festival holtikultura tingkat nasional Kelurahan Pagutan, Kota Mataram, Sabtu (10/10/2015)
“Selain Pulau Jawa, Kabupaten Bima merupakan salah satu daerah di NTB yang selama ini banyak menyetok kebutuhan bawang nasional, termasuk menyelamatkan Indonesia dari impor bawang dari negara lain” kata Sujono di Mataram.
Tahun 2016, pemerintah menargetkan impor bawang merah maupun putih, baik berupa benih tanaman pertanian maupun kebutuhan konsumsi rumah tangga tidak lagi dilakukan, artinya untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri bisa dipenuhi dengan bawang yang ada.
Ia menambahkan, sebagai upaya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian bawang oleh masyarakat, pembinaan akan terus dilakukan bekerjasama dengan Pemda NTB, termasuk dengan memberikan bantuan alat dan benih, sarana produksi pengembangan pertanian.
“Targetnya bagaimana dengan komoditas tanaman holtikultura yang ada, seperti sayuran, buah – buahan termasuk bawang akan mampu menarik dan menumbuhkan iklim investasi,” ungkapnya.
MINGGU, 11 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...