Kabut Asap di Balikpapan Berdampak pada Penjualan Tiket Pesawat

Deputy Manager Lion Air Group di Balikpapan Ganesha Bayu
BALIKPAPAN— Kabut asap yang terus melanda daerah Balikpapan, Kalimantan Timur juga mengganggu sektor penerbangan. Dan hal ini berdampak kepada penjualan tiket pesawat. 
Deputy Manager Maskapai swasta Lion Air Group di Balikpapan, Ganesha Bayu menyebutkan, pekatnya kabut asap menyebabkan operasional sering terganggu, terutama dalam melayani penumpang. Dan sebagai antisipasi, pihaknya memberikan informasi terkait kondisi dan situasi saat ini ketika calon penumpang akan membeli tiket.
“Penjualan tiket tetap dilakukan namun penumpang akan diberikan pengertian atau informasi kabut asap apabila cancel,”sebutnya di Balikpapan, Kamis (22/10/2015).
Untuk mengantisipasi kerugian yang lebih besar termasuk tekanan calon penumpang yang gagal berangkat, pihaknya menerapkan penjualan terbatas. 
“Kami menginformasikan ke calon penumpang bahwa untuk rute tertentu di Kaltim penerbangan sering terganggu karena asap. Kalau mereka memaklumi dan paham, baru kami layani,” tandasnya.
Sementara itu, kondisi kabut asap yang menyelimuti Kalimantan tidak mengurangi semangat Citilink yang berencana membuka rute baru Balikpapan – Tarakan.
District Manager Citilink Balikpapan Redemtus Pramono mengatakan rute baru Balikpapan – Tarakan akan dibuka pada 8 November mendatang. Semula penerbangan perdana dijadwalkan 25 Oktober. Mundur dari jadwal yang ditargetkan lantaran izin terbang hingga kemarin belum turun. 
“Sudah masuk di Perhubungan. Tinggal nunggu terbit,” sambungnya.
Pramono berharap jeda waktu tersebut mendapat dukungan cuaca yang bersahabat. Maklum hingga kemarin, penerbangan menuju Tarakan kerap terganggu akibat tingkat kepekatan asap semakin tinggi. 
“Semoga saat penerbangan awal, asapnya sudah pergi, supaya jadwalnya tidak mundur lagi,” tutupnya. 
KAMIS, 22 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...