Kabut Asap, Sekolah Diminta Kurangi Kegiatan di Luar Kelas

Kabut asap selimuti kota Balikpapan
BALIKPAPAN — Pemerintah kota Balikpapan belum mengambil kebijakan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, meski kabut asap makin pekat menyelimuti kota ini.
Muhaimin
Kepala Dinas Pendidikan kota Balikpapan, Muhaimin menjelaskan, saat ini belum ada sekolah yang diliburkan terkait kabut asap. 
“Sampai saat ini Disdik  belum ada informasi sekolah yang meliburkan. Kalau meliburkan dia harus melaporkan ke Disdik dulu. Walaupun swasta harus izin, karena dia harus ikut kalender pendidikan dari kita,” terangnya di Balikpapan, Rabu (21/10/2015).
Disebutkan, sampai sejauh ini sekolah masih mengikuti himbauan dari Dinas Kesehatan kota (DKK) agar orang tua dan murid mengenakan masker saat mengantarkan anaknya ke sekolah.
Muhaimin mengatakan, pihak sekolah juga diminta mengurangi kegiatan diluar sekolah atau outdoor sambil menunggu perkembangan kabut asap.
“ Jadi sementara ini memang belum ada peliburan sekolah. Memang belum ada arahan sifatnya teknis seperti meliburkan sekolah. Kabut asap memang makin tebal tapi kita fokus kurangi kegiatan outdoor seperti senam, olahraga. Kita lebih pada kegiatan dalam ruangan,” ujar Muhaimin.
Sementara itu, Wali kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, sejumlah Puskesmas yang beroprasi selama 24 jam juga selalu siaga. Karena tim medis menjadi bagian penting untuk masyarakat yang datang jika ada keluhan ISPA atau penyakit lainnya terkait kabut asap.
RABU, 21 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...