Kebakaran di Musim Kemarau Sumbang Kabut Asap di Maluku

Kabut asap
AMBON — Kebakaran yang hampir terjadi setiap hari di pegunungan kota Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mulai menyebabkan kabut asap menyelimuti daerah tersebut.
“Kabut asap merupakan dampak kebakaran yang nyaris terjadi setiap hari,”kata salah seorangwarga kota Bula, Balkan Kaplale saat dihubungi Cendana News, Rabu (07/10/2015).
Kebakaran itu, menurut Balkan, akibat kemarau panjang yang sudah melanda wilayah tersebut sekitar sebulan terakhir.
“Setiap hari nyaris terjadi kebakaran di hutan. Ini karena kemarau sudah sekitar satu bulan melanda kota Bula dan sekitarnya,” ungkap Balkan.
Lanjut Balkan, akibat kemarau selain menghasilkan kebakaran hutan, juga mengeringkan sumur-sumur warga di Kota Bula.
Warga setempat harus ke kali atau sungai untuk mengambil air guna keperluan mandi dan lain-lain
Menurut Balkan, untuk antisipasi agar warga tidak terserang ISPA, Pemkab Seram Bagian Timur memang sudah menyiapkan sejumlah tong air di sepanjang jalan kota setempat.
Hanya saja, bantuan masker dari instansi terkait belum dibagikan ke warga kota Bula.
“Sejauh ini memang belum ada bantuan semacam masker dan lain-lain. Cuma Pemerintah Kabupaten SBT sudah menyiapkan sejumlah tong air di jalan-jalan untuk warga,” ungkapnya.
Sementara itu, Helmy warga kota Bula lain yang dihubungi Cendana News Rabu pagi (07/10/2015) via ponsel juga mengakui, kebakaran hingga kabut asap menyelimuti kota Bula, terjadi Selasa (6/10/2015) malam.
Helmy mengatakan, kebakaran hutan di Kota Bula dan sekitarnya memang hampir terjadi setiap hari.
“Kemarau sudah sekitar satu bulan. Saat ini kabut asap menyelimuti Kota Bula. Memang kebakaran hutan terjadi setiap hari,” terangnya.
Tumbuhan yang kekeringan akibat kemarau
RABU, 07 Oktober 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...