Kekerasan pada Perempuan dan Anak, NTB Urutan Kelima di Indonesia

Kepala BP3AKB NTB, Wismaningsih
MATARAM — Kepala Badan Pemberdayaan dan Perlindungan anak NTB, Wismaningsih menyebutkan, kasus kekerasan pada perempuan dan anak di daerah tersebut menduduki posisi kelima dari dari seluruh Provinsi lain di Indonesia
“Berdasarkan data yang dirilis Komisi Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak, NTB termasuk Provinsi berada diurutan kelima terbesar kasus kekerasan perempuan dan anak, salah satu penyebab, masih tingginya angka pernikahan dini, yaitu 50,1 persen,” kata Wismaningsih.
Selain itu, banyak berkaitan dengan masalah ekonomi dan pendidikan rendah tetang pernikahan, terutama yang banyak terjadi di masyarakat pedesaan.
Disebutkan, angka kekerasan perempuan dan anak sendiri yang ditangani  BP3AKB untuk tahun 2014 mencapai 1.129, sementara khusus kasus kekerasan anak sampai bulan Juli 2015 yang ditangani Lembaga Perlindungan anak mencapai 173 kasus dan 60 di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual.
RABU, 07 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...