Kesenian Tradisional Isi Tahun Baru Hijriyah dan Satu Suro

Fotografi
Kesenian Tradisional Isi Tahun Baru Hijriyah dan Satu Suro 
Karya : Henk Widi
Lokasi, Lampung Selatan – Lampung, Rabu 14 Oktober 2015
Sambut 1 Muharam 1437 H atau tahun baru  Islam dan 1 Suro 1949 Jimawal , kelompok seni tari Kuda Lumping “Sari Budoyo” menghibur masyarakat di Dusun Sumbersari Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, Lampung. Kelompok seni budaya jawa yang disebut dengan kuda lumping atau kuda kepang tersebut selain merayakan tahun baru juga merayakan hari ulang tahun kelompok seni tari tersebut yang ke-2.
Atraksi tersebut merupakan bentuk rasa syukur setelah selama dua tahun berdiri serta mengharapkan agar musim hujan segera datang untuk membasahi bumi pertiwi yang masih dilanda musim kemarau.
Kelompok seni kuda lumping Sari Budoyo di Desa Pasuruan Lampung merayakan HUT ke-2 bertepatan dengan satu suro atau tahun baru 1 Muharram. Pertunjukan seni kuda lumping diikuti oleh puluhan penari yang dibentuk 2 tahun lalu untuk melestarikan tarian kuda lumping
Penari kuda lumping yang rata rata generasi muda di desa ini terlihat menari dengan diiringi alunan musik oleh para penabuh alat musik. Kuda lumping dimainkan selama seharian penuh dengan empat sesi baik kelompok penari  laki laki dan perempuan
Setelah menari beberapa penari mengalami trance atau kesurupan dan beberapa pawang sudah bersiap untuk menyembuhkan penari yang kesurupan.

Lihat juga...