Loloskan Calon Napi Lima Komisioner KPU Manado Terancam Dinonaktifkan

Ketua KPU Manado, Euginius Paransi
MANADO — Lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado terancam dinonaktifkan menyusul keluarnya rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pusat yang memberhentikan tiga personil Panwaslu Manado.  
Menurut Ketua Bawaslu Sulut, Harwin Malonda ketika di hubungi Cendana News melalui telepon selulernya pada Jumat (30/10/2015) pagi menegaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan konsultasi ke Bawaslu pusat terkait status tiga komisioner Panwaslu Manado yang telah nonaktifkan sementara, karena mengeluarkan rekomendasi yang keliru sehingga status Jimmy Rimba Rogi sebagai mantan narapidana (Napi) yang masih bebas bersyarat bisa mengikuti Pilkada. 
“Kan status calon Wali kota Manado Imba sudah jelas masih bermasalah, namun panwaslu mengeluarkan rekomendasi sehingga Bawaslu memberhentikan sementara,” ungkapanya.
Kata Malonda, proses pilkada yang berlangsung dari awal dimulai dari KPU setempat, sehingga jika ada calon Wali kota Manado mantan Napi yang diloloskan namun status bebas bersyaratnya masih bermasalah, maka dari awalnya prosesnya sudah salah, sehinga pihak KPU Manado harus bertanggung jawab. 
“Bisa jadi nasib KPU Manado akan sama dengan Panwaslu di nonaktifkan sementara, tergantung hasil rapat konsultasi kami nanti,” tegas Malonda.
Sementara itu Ketua KPU Manado, Eugenius Paransi saat hubungi Cendana News pada Jumat (30/10/2015) siang mengatakan, seluruh komisioner KPU Manado siap menghadapi resiko jika rekomendasi dari Bawaslu keluar. 
“Kami siap diberhentikan jika memang konsekuensi hukumnya seperti itu”, kata Paransi.
JUMAT, 30 Oktober 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...