Mahasiswa STIKES Santo Paulus Ajak Masyarakat Tertib Buang Sampah

Mahasiswa bergotong royong membersikan sampah
FLORES — Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Santo Paulus Ruteng, Manggarai, Flores, NTT berjibaku membersihkan tumpukan sampah di sejumlah titik. Hal ini salah satu bentuk kesadaran ekologis calon tenaga kesehatan tersebut sekaligus ajakan kepada warga masyarakat untuk tertib membuang sampah.
Kepada Cendana News, Ketua STIKES Santo Paulus Ruteng, Pater David Djerubu yang ditemui di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya merasa prihatin dengan masih minimnya tingkat ketertiban warga masyarakat setempat dalam membuang sampah.
“Ini kita lakukan karena keprihatinan. Kami melihat hal ini lebih sensitif, lebih peka, bahwa ini menimbulkan penyakit bagi masyarakat. Sebagai calon tenaga kesehatan sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Ini sesuai dengan salah satu hal dalam visi lembaga kami, yakni kesadaran ekologis. Ini bagian dari kesadaran ekologis civitas academica STIKES Santo Paulus Ruteng,” tuturnya di Ruteng, Sabtu (03/10/2015).
Lembaganya, kata Pater David, merasa terpanggil untuk menjadi yang terdepan dalam mengatasi masalah manajemen sampah di lingkungan Kota Ruteng. Terlaksananya kegiatan ini diharapkannya bisa membarui kesadaran warga masyarakat untuk selanjutnya tertib membuang sampah.
Peter David
“Karena itu, kami sebagai calon tenaga kesehatan mesti menjadi orang terdepan untuk memikirkan hal ini. Ke depan akan ada program tetap untuk memperhatikan kebersihan kota. Waktunya pada hari Sabtu karena kita tidak ada KBM waktu itu. Tetapi bukan tiap hari Sabtu. Ini sekaligus proses penyadaran kepada masyarakat Kota Ruteng supaya mereka memperhatikan kebersihan,” kata Pater David.
Kesadaran masyarakat akan kebersihan mesti berjalan seiring dengan keseriusan bekerja dari instansi yang spesial mengurusi sampah. Kedua hal ini, kata Pater David, sangat penting untuk membangun pola manajemen sampah yang efektif dan berdaya guna. 
“Kita memang di sisi lain kecewa dengan instansi yang mengurusi kebersihan lingkungan, yang kita lihat kurang nampak mereka punya pekerjaan, tetapi juga terutama kesadaran masyarakat Kota Ruteng sendiri,” keluhnya.
Dirinya khwatir, ketidaktertiban membuang sampah akan membawa dampak buruk yang lebih besar lagi pada saat musim hujan nanti. “Ini kita lihat, sudah mulai musim hujan. Kalau tidak dibersihkan, itu nanti akan kotor di mana-mana, terutama kalau got-got ini tidak kita bersihkan. Itu dasar pertimbangan kami,” ungkapnya.
Pantauan Cendana News, keluarga besar civitas STIKES Santo Paulus Ruteng ini tampak tak tanggung-tanggung mengangkut sampah-sampah yang ada ke tempat pembuangannya. Mereka antara lain terlihat membersihkan tumpukan sampah botol dan plastik yang terdapat pada saluran air di depan SMAK Setia Bhakti Ruteng. 
SABTU, 03 Oktober 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...