Meski Macet, Masyarakat Sambut Baik Pembenahan Area Rawan Longsor

Pembenahan Area Rawan Longsor
FLORES — Aktivitas pembenahan area rawan longsor Rongket di Jalan Trans Flores, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT, mengganggu arus lalu lintas Trans Flores. Ratusan kendaraan dipastikan harus mengantri hingga berjam-berjam ketika tiba di lokasi tersebut. Keadaan ini diinformasikan berlangsung selama enam bulan sejak bulan Mei 2015 hingga target jatuh tempo pekerjaan selesai.
Salah seorang sopir bus angkutan rute Ruteng-Bajawa, Flori Woju kepada Cendana News mengakui, akibat kondisi ini, keterlambatan tiba di tempat tujuan bisa dialaminya dua hingga tiga jam. “Tapi mau bilang apa lagi. Saya justru bersyukur karena Pemerintah akhirnya bisa perhatikan jalan ini sungguh-sungguh. Itu kalau saya sebagai sopir. Tidak tahu kalau penumpang,” ungkap Flori.
Hal serupa disampaikan pula oleh seorang pengguna jalan lain, Yoris. Dirinya sangat mengapresiasi tindakan sigap pemerintah menangani area rawan longsor ini meskipun perjalanannya terganggu karena harus mengantri selama berjam-jam. 
“Saya sendiri tinggal di Borong. Memang jelas mengganggu kelancaran perjalanan. Tapi saya justru sangat mengapresiasi pemerintah karena sudah perhatikan jalan ini,” ujarnya.
Sementara itu, terganggunya arus lintas di area sepanjang setengah kilometer ini menuntut Aparat Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satlantas Polres) Manggarai melakukan kegiatan penjagaan rutin setiap hari untuk mengatur buka-tutup lalu lintas. Salah seorang anggota polisi yang didapati Cendana News sedang bertugas mengatakan, pihaknya sudah menjalankan aktivitas penjagaan selama hampir dua bulan.
“Kalau aktivitas penjagaan, kami sudah jalani hampir dua bulan. Setiap dua jam kita lakukan buka-tutup lalu lintas. Kalau kita buka, itu biasanya sampai antrian habis. Kita tidak tahu sampai berapa lama keadaan ini berlangsung. Kami hanya berjaga hingga pekerjaan selesai,” tuturnya di Rongket, Kamis (15/10/2015).
Pembenahan titik rawan longsor Rongket berada di bawah tanggung jawab Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah X Jalan Trans Flores. Namun, beliau tidak ada di tempat ketika didatangi Cendana News untuk dimintai penjelasan terkait target penyelesaian pekerjaan. Berdasarkan informasi yang didapat dari papan informasi tender pekerjaan, pembenahan lokasi rawan longsor ini ditargetkan memakan waktu 180 hari.
Pantauan Cendana News, terbendungnya arus lalu lintas setiap dua jam, tampak menciptakan antrian kendaraan sepanjang tiga ratus meter. Lokasi ini pun langsung berubah ramai oleh para penumpang kendaraan tersebut. Juga terlihat ada sejumlah penjual memanfaatkan situasi ini untuk menawarkan barang dagangan. 

KAMIS, 15 Oktober 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto            : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...