Minim Informasi, Operasi Pasar Bulog Sepi Pembeli

Kepala Bulog NTB, nampak berdiri didekat truk pengangkut beras OP yang diselenggarakan Bulog NTB di pasar tradisional Kebon Roek Ampenan Kota Mataram
MATARAM — Operasi pasar yang diselenggarakan Badan Urusan Logistik Nusa Tenggara Barat di tiga pasar tradisional Kota Mataram, yaitu pasar Pagesangan, pasar sindu dan pasar tradisional Kebon Roek Ampenan Kota Mataram sepi pembeli.
Pantauan Cendana News di pasar tradisional Kebon Roek Ampenan tempat dilaksanakannya OP yang berlansung semenjak jam 09.00 WITA hingga siang, tidak banyak warga masyarakat yang datang membeli.
Selebihnya masyarakat di pasar tradisional Kebon Roek hanya sekedar lewat dan lalu lalang keluar masuk pasar membeli sejumlah kebutuhan pokok, sambil lewat di sekitar truk pengakut beras OP.
“Pembeli hingga siang masih sepi, yang datang membeli beras OP yang digelar Bulog baru satu dua orang,” kata Wawan salah seorang petugas Bulog NTB yang melayani pembelian beras OP di Mataram, Kamis (8/10/2015).
Yuli, warga Kelurahan ampenan Kota Mataram mengatakan, masyarakat belum banyak membeli karena kan baru hari ini OPnya dimulai dan belum banyak masyarakat yang mengetahui. OP yang diselenggarakan Pihak Bulog juga seharusnya ada pemberitahuan atau pengumuman menggunakan pengeras suara.
“Masyarakat yang ada dan datang berbelanja ke pasar Kebon Roek kan tidak semuanya bisa membaca, meski ada spanduk keterangan OP di bagian samping bak truk, karena itu harus juga memakai pengeras suara,” ungkapnya.

KAMIS, 08 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...