Minta Jokowi JK Mundur, ATM Gelar Demo di Gedung DPR RI

JAKARTA — Ribuan mahasiswa lintas kampus se-Jabodetabek yang tergabung dalam Aliansi Tarik Mandat (ATM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR MPR RI, Senayan, Jakarta. Gabungan mahasiswa IMM, GPII, Himmah Al-Wasliyah mendesak DPR RI segera melaksanakan Sidang Istimewa untuk memberhentikan Jokowi-JK.
Dalam orasinya, para mahasiswa menyebutkan, selama 1 tahun memimpin NKRI, Jokowi-JK dinilai telah gagal mensejahterakan rakyatnya sendiri.
“Jokowi-JK harus mundur dari kursi kepresidenan, peran pemerintah untuk mensejahterakan rakyat hanya retorika dan pencitraan,” ujar Koordinator Aksi Himmah Al Wasliyah, Ginanda Siregar di Depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/10/2015).
Dalam pandangan Ginanda, selama setahun Jokowi JK menahkodai bangsa ini, sama sekali tidak ada prestasi apapun yang dicatatkan. 
Republik indonesia di era Jokowi, Kata Ginanda, layaknya Republik Multiplot, karena tak bisa melepaskan diri dari kepentingan elit politik dan para pemilik modal besar di belakangnya.
“Penegakan hukum sulit terwujud, KPK dan kepolisian malah semakin lemah, sejumlah kasus kasus besar semakin tak jelas penyelesaiannya,” tandasnya.
Dalam aksi tersebut Aliansi Tarik Mandat (ATM) menuntut:
  1. Menjalankan sistem ekonomi dan pemerintahan, sesuai dengan pancasila dan UUD 1945
  2. Mendesak kepada DPR MPR RI untuk melaksanakan Sidang Istimewa memberhentikan Jokowi-JK
  3. Turunkan harga BBM
  4. Hentikan PHK
  5. Tolak Revisi UU KPK
  6. Tolak perpanjangan kontrak karya PT. Freeport.

SELASA, 20 Oktober 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Foto            : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...