Pantai Malalayang Objek Wisata Alternatif di Manado

Pengunjung berenang di pantai Malalayang
MANADO — Pantai Malalayang yang terletak di antara perbatasan kota Manado dan Kabupaten Minahasa , Sulawesi Utara (Sulut) menjadi lokasi alternatif wisata bagi warga disaat memasuki hari libur dan hari raya nasional. 
Pantauan Cendana News di pantai Malalayang pada Minggu (11/10/2015) sore, ratusan pengungjung memadati lokasi pantai Malalayang. Warga yang datang selain untuk mandi air laut, ada juga yang sekedar berkumpul bersama keluarga dan kerabat, untuk menikmati kuliner yang dijual di kawasan pantai Malalayang.
Menurut Rani salah satu warga Manado yang berasal dari kecamatan Tuminting, pantai Malalayang hampir selalu di kunjungi bersama keluarga disaat hari libur. Kata rani selain murah meriah, kuliner di pantai Malalayang juga sangat terjangkau, aneka gorengan bisa didapat di pantai Malalayang, mulai dari pisang goreng, tahu isi, hingga jagung rebus, yang harganya mulai dari Rp 2000 hingga Rp 3000. 
Namun jika ingin menikmati gorengan dengan secangkir teh atau kopi cukup menambahkan Rp 4000. 
“Kami hampir selalu datang di pantai Malalayang, selain kulinernya murah meriah, masuk kewasan ini tidak bayar, sehingga sangat terjangkau bagi kami dari kalangan ekonomi menengah,” ungkap Rani saat ditemui Cendana News di pantai Malalayang pada Minggu (11/10/2015) sore.
Sementara itu dari pantauan Cendana News sejak pukul 10 pagi hingga pukul 16.00 WITA, pantai Malalayang semakin rame dikunjungi wisatawan lokal. Lokasi yang sangat strategis dan muda dijangkau oleh warga, dan berada di jalur Trans Sulawesi, sehingga pantai Malalayang tidak pernah sepih disaat hari libur Nasional. 
Warga berharap agar Pemerintah daerah tidak melakukan reklamasi di pantai Malalayang, agar kawasan ini terus menjadi wisata dan daerah kuliner alternatif bagi warga yang murah meriah. 
“Saya harapkan siapa nanti yang jadi Wali kota Manado, agar kawasan pantai Malalayang tidak direklamasi karena sudah menjadi destiniasi wisata dan kuliner warga” kata Lucky Mongisidi tokoh masyarakat Malalayang yang ditemui Cendana News di pantai Malalayang. 
MINGGU, 11 Oktober 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant 
Foto            : Ishak Kusrant 
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...