Pawai Obor Warnai Tahun Baru Islam di Bukittinggi

Pawai Obor di Bukittinggi
BUKITTINGGI — Ratusan pelajar dari berbagai tingkat pendidikan di Bukittinggi melakukan perayaan unik menyambut tahun baru Islam 1437 Hijriah dengan mengadakan pawai obor menyusuri lapangan kantin dan Kawasan Jam Gadang.
Tak hanya dari pelajar, terlihat pula sejumlah seniman dan mahasiswa larut dalam konvoi berjalan kaki sejauh 1 kilometer itu.
“Menyambut tahun baru Islam ini, kita peringati dengan cara unik agar tak kalah gaung ketimbang tahun baru masehi,” ujar Panitia Alfianris Jalal di Bukittinggi, Rabu (14/10/2015) tengah malam.
Kegiatan ini diisi dengan pembacaan ayat suci, taushiah, zikir bersama, doa dan renungan bersama yang dilantunkan secara bersamaan sehingga nuansa religi terasa begitu kental.
“Inilah tahun baru kita yang sesungguhnya. Kedepannya, kegiatan ini akan kita laksanakan tiap tahun,” harap Alfianris.
Disepanjang jalan menuju Jam Gadang dari Lapangan Kantin, para pelajar mengacungkan obor dengan tinggi seraya menyuarakan takbir. Saat tiba di kawasan Jam Gadang, para peserta duduk dilantai dan diberi ceramah terkait makna tahun baru Islam.
Di Jam Gadang inilah tangis para peserta mendadak pecah. Tak hanya siswi saja, terlihat pula siswa tak bisa menahan tangis saat mendengarkan muhasabah oleh tokoh agama tersebut.
Salah seorang masyarakat, Endi mengapresiasi kegiatan ini.
”Sudah sewajarnya kita memeriahkan peringatan ini melebihi tahun baru masehi,” pungkasnya.
Endi juga berharap agar setiap peringatan hari besar Islam semua elemen masyarakat harus memperingatinya dengan kegiatan seperti ini.
KAMIS, 15 Oktober 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Foto            : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...