Pembayaran Klaim JHT Hingga September di Balikpapan Capai Rp.141 M

Kantor BPJS Ketenagakerjaan di Balikpapan
BALIKPAPAN — Hingga September 2015 pembayaran klaim jaminan hari tua oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan mencapai Rp141,83 miliar, dengan jumlah kasus sebanyak 11.722. 
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Balikpapan, I Nyoman Mastera menerangkan, pembayaran klaim tersebut untuk peserta dengan masa kepesertaan 10 tahun, peserta mengundurkan diri, mencapai usia pensiun, dan terkena PHK. 
Tidak hanya itu BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan juga membayarkan klaim jaminan hari tua untuk peserta dengan kasus pembayaran klaim lainnya. 
“Per 1 September kemarin kan PP No.60/2015 baru berlaku, dengan PP itu sekarang tidak perlu ada jeda masa kepesertaan 5 tahun. Kemarin saat peraturan lama berlaku kan tidak ada peserta yang kena PHK mengambil klaim, begitu peraturan baru ada langsung membludak pencairan klaimnya,” jabar Nyoman, Senin (5/9/2015).
Nyoman menyebutkan pembayaran klaim atas peserta yang terkena PHK dan peserta yang mengundurkan diri dari pekerjaannya mulai berlangsung pada September kemarin, sementara pembayaran klaim atas peserta dengan masa kepesertaan 10 tahun berlangsung sejak Juli.  
Untuk itu berdasarkan data-data tersebut, pihaknya belum dapat menyimpulkan tingginya angka pembayaran klaim jaminan hari tua disebabkan oleh tingginya angka PHK di Balikpapan. Menurutnya, korelasi antara pembayaran klaim jaminan hari tua dan angka PHK baru dapat terlihat setelah 2-3 bulan mendatang. 
“Kalau peserta dengan masa kepesertaan 10 tahun itu boleh ambil 10 persen, dan boleh ambil 30 persen untuk mencicil kepemilikan rumah. Yang PHK ini kami harapkan jangan diambil semua, karena bisa dilanjutkan saat bekerja di perusahaan baru,” sambung Nyoman.
Dia merinci pembayaran klaim sampai September 2015 itu adalah Rp29,20 miliar untuk peserta usia pensiun dengan 1.336 kasus, Rp6,8 miliar untuk peserta dengan masa kepesertaan 10 tahun dengan 788 kasus, Rp8,6 miliar untuk peserta mengundurkan diri dengan 1.122 kasus, dan Rp15,42 miliar untuk peserta terkena PHK dengan 1.941 kasus. 
SENIN, 05 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...