Penderita ISPA di Balikpapan Terus Meningkat

Balerina JPP
BALIKPAPAN — Dalam dua hari terakhir kabut asap di Balikpapan mulai mereda, namun dalam satu pekan jumlah penderita ISPA di Balikpapan meningkat. Dinas Kesehatan Kota mencatat penderita ISPA pada pekan ke 41 ini meningkat dibandingkan pada pekan ke 40 lalu. Dari  2.231 naik menjadi 2.518 kasus. 
“ Naik memang angka penderitanya.  Kabut asap tidak sehat dalam satu pekan kemarin,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Balerina JPP, Selasa (27/10/2015).
Ia menjelaskan dari angka penderita ISPA tersebut diantaranya tercatat penderita Pneumonia. Dan jumlahnya dari mingu ke minggu turun dan ini harus terus dipantau dengan intens karena Pneumania penyakit berbahaya dapat menyebabkan penyakit Paru/pernafasan yang berakibat korban meninggal dunia.
 “Tercatat penderita Pneumania turun dari 456 kasus menjadi 451 kasus,” terangnya.
Menurut Balerina penderita terbanyak yang terpapar ISPA terdapat di wilayah Sepinggan, kecamatan Balikpapan Selatan.
Selain itu, Pihaknya juga mencatat penderita ISPA banyak diderita anak-anak yakni mencapai 70 persen dari seluruh kasus. 
“Biasanya memang anak-anak paling tinggi karena sangat rentan,” tukasnya. 
Sementara itu, DKK juga telah menyiapkan tujuh puskesmas untuk mengantisipasi melonjaknya penderita ISPA dan Pneumania (sesak nafas) akibat kabut asap yang makin meluas dan menebal di kota Balikpapan.
“ Ada tujuh yang kita siagakan  tapi kita belum bentuk posko dalam rangka kabut asap kecuali sudah ada kegawat daruratan ya. ISPUnya sudah menunjukan kegawatan. Sekarang ini belum ditetapkan,” tambahnya.
SELASA, 27 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...