Penetapan UMP 2016 Kaltim Diprediksi pada November

Ketua Apindo Provinsi Kalimantan Timur Slamet Brotosiswoyo
BALIKPAPAN — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalimantan Timur memprediksikan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2016 akan diputuskan pada November mendatang. Saat ini besaran UMP dalam tahap pembahasan dengan dewan pengupahan provinsi. Dan diperkirakan akan tuntas pada awal November.
 “Sekarang masih dibahas, sudah berapa kali pertemuan. Akhir bulan ini harapannya sudah ada keputusan. Untuk penetapan UMP itu butuh 16 kali pertemuan. Sekarang sudah 14 pertemuan tinggal dua kali pertemuan,”jelas Ketua Apindo Kaltim, Slamet Brotosiswoyo, Jumat (23/10/2015).
Usai penetapan UMP ini nantinya akan menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten/kota untuk menentukan besaran dari UMK. Pada 2015 ini UMP Kaltim ditetapkan Rp2.026.000. dipastikan UMK lebih tinggi dari UMP.
Sementara itu sebelumnya, Pemerintah kota Balikpapan masih memperhitungkan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) 2016 dengan paket kebijakan ekonomi jilid IV, yang rencananya akan diumumkan pemerintahan kabinet Jokowi-Jk. 
Menurut Wali kota Balikpapan Rizal Effendi penetapan UMK akan disesuaikan dengan kebijakan ekonomi pemerintah. Apalagi kebijakan yang nantinya dikeluarkan akan banyak keterkaitannya dengan ketenagakerjaan. 
“Jadi kita akan pertimbangkan pula itu dalam penetapan UMK 2016 ini untuk kita lakukan penyesuaian,” katanya.
Pemerintah bersama Dewan Pengupahan kota Balikpapan masih membahas kebutuhan hidup layak, dan berapa besaran KHL masih belum diketahui. Diperkirakan akan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.
JUMAT, 23 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...