Penyandang Disabilitas Masih Sering Dapatkan Perlakuan Diskriminatif

Siswa disabilitas saat melakukan pentas musik di acara job fair Disnakertrans NTB gedung olahraga Gelanggang Pemuda
MATARAM — Tidak bisa dipungkiri, keberadaan penyandang disabilitas sampai sekarang belum sepenuhnya mendapat tempat dalam kehidupan pergaulan masyarakat. Pandangan, sikap dan perlakuan diskriminatif sebagian masyarakat terhadap penyandang disabilitas masih saja ditemukan.
“Masih ada perlakuan diskriminatif dari sebagian masyarakat terhadap penyandang disabilitas, baik di lingkungan keluarga maupun pergaulan hidup sehari – hari, padahal dengan keterbatasan dimilik mereka membutuhkan dukungan untuk bisa tumbuh dan mengembangkan berbagai potensi dimiliki,” kata Saiful Fahmi, Guru Yayasan Tunanetra Mataram, Sabtu (3/10/2015)
Saiful mengatakan, perlakuan diskriminatif paling dirasakan para penyandang disabilitas adalah susahnya diterima di sejumlah Perguruan Tinggi yang beroprasi di NTB, kalaupun diterima harus banyak proses dan klasifikasi tertentu. Keterbatasan fasilitas selalu menjadi alasan pihak perguruan tinggi untuk menerima penyandang disabilitas.
Padahal kata Saiful, di balik keterbatasan dimiliki, siswa penyandang disabilitas juga memilik banyak kelebihan dan potensi yang bisa dikembangkan, tidak kalah dengan kebanyakan siswa pada umumnya, hanya saja butuh dukungan.
“Namun dalam kenyataan, jangankan suport dalam bentuk dukungan pengembangan, dukungan moral dan penerimaan terhadap keberadaan mereka saja di tengah pergaulan masyarakat masih dipandang sebelah mata,” ungkapnya.
Lebih lanjut Saiful menambahkan di Yayasan Tunanetra Mataram sendiri, pendidikan yang diberikan kepada siswa penyandang disabilitas sendiri tidak saja pendidikan ruang kelas, mereka juga diajarkan dan dibekali dengan berbagai keterampilan, mulai keterampilan musik, membuat kerajinan, pemijatan termasuk beberapa keterampilan lain, supaya selesai dari yayasan ada bekal yang dimiliki.
SABTU, 03 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...