Peran Pesantren Penting dalam Memajukan Prekonomian Masyarakat

Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Prakoso Budi Susetyo
MATARAM — Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), keberadaan pesantren di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya sekedar sebagai yayasan atau lembaga pendidikan semata yang hanya menghasil pendidik, pendakwah atau ustadz, tapi juga bisa mengambil peran strategis dalam pembangunan.
“Lulusan pesantren diharapkan tidak semuanya harus jadi ustadz, tapi bagaimana para lulusannya juga diharapkan bisa mengambil bagian dan peran strategis, khususnya dalam bidang ekonomi menjalankan usaha produktif, UMKM dalam rangka pemberdayaan umat,” kata Deputi Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Prakoso Budi di Mataram, Senin (19/10/2015).
Dikatakan, sebagai yayasan atau lembaga pendidikan yang di dalamnya mengasuh dan mendidik ratusan bahkan ribuan santri, kalau diarahkan atau diberikan pembinaan menjadi wirausaha akan sangat bagus dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat, khususnya ekonomi syariah.
Dan pesantren, kata Prakoso sebetulnya bisa menjadi motor penggerak di tengah masyarakat tentang bagaimana melaksanakan usaha atau kegiatan ekonomi produktif lain berdasarkan prinsip ekonomi syariah.
“Itulah kenapa dalam kepengurusan Forum Perkoprasian syariah yang dibentuk hari ini juga melibatkan pengelola pesantren, itu semua dimaksudkan supaya pesantren juga ikut terlibat dan berperan serta dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi umat,” katanya.
Lebih lanjut Prakoso juga menambahkan, menumbuhkan wirausaha baru di kalangan santri sebetulnya juga bisa dilakukan melalui pengembangan Koperasi pesantren yang telah ada, mendidik dan mempersiapkan santri semenjak baru pertama kali masuk
SENIN, 19 Oktober 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...