Persiapan Pra PON, Atlit Pencak Silat akan TC di Luar Papua

Ketua IPSI Provinsi Papua, Yanni
JAYAPURA — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Papua akan memboyong tujuh atlitnya ke luar Papua untuk melakukan Training Center (TC) dalam persiapan serta kematangan atlit menuju Pra PON Papua.
“Persiapan selama ini berjalan lancar, namun beberapa hari lagi akan dipindahkan ke padepokan,” kata Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Papua, Yanni, Rabu (28/10/2015).
Mengingat DKI Jakarta satu grup dengan Papua dalam wilayah III, sehingga dirinya memilih TC ke provinsi diluar dari group. 
“Kami akan memilih provinsi yang bukan ketemu langsung dalam kejuaran tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, semakin banyak atlit yang dibawa maka semakin banyak peluang mendapatkan medali. Kini, pihaknya hanya memiliki 7 atlit yang disetujui KONI Papua, seblumnya IPSI Papua memiliki 15 atlit untuk disiapkan menuju Pra PON.
“Satu atlit berpeluang satu medali emas, saat ini ada 7 atlit terdiri dari 2 putri dan 5 putra. Tujuh atlit ini terus berlatih, sementara kalau TC diluar Papua nanti, tingkat profesionalnya dimatangkan,” bebernya.
Saat ditanya lawan berat Papua dalam cabor pencak silat, dikatakan Yanni, ada beberapa provinsi yang memiliki atlit silat, dan perlu diwaspadai. 
“Target semua dapat medali, tapi saingan cukup berat, dari Banten, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali,” kata Yanni yang juga Ketua DPD Gerindra provinsi Papua ini.
Perempuan yang juga sebagai Wakil Ketua III DPR Papua mengaku dirinya belum memiliki perguruan silat. Kini, ia hanya memimpin sebuah organisasi silat provinsi Papua.
“Kalau perguruan itulah yang mempunyai atlit. Kalau saya punya perguruan, saya bisa melatih sesuasi dengan tuntutan perguruan kami. Insyallah, tahun depan saya sudah punya perguruan sendiri,” ujarnya.
Perguruan yang akan dibentuk olehnya diberi nama Satria Muda Indonesia, yang diketuai Edy Prabowo. 
“Dengan memiliki perguruan, maka saya akan mempunyai atlit. Saat ini atlit yang ada dari perguruan yang ada di Papua. Tapi induk organisasi kami tetap bertanggungjawab terhadap atlit, tujuan kami adalah untuk menang, karena nama Papua dipertaruhkan,” katanya.
Saat ini, perguruan yang ada di bawah naungan IPSI Papua sekitar delapan perguruan. Dijelasknnya, masing-masing perguruan ada di Kabupaten Nabire, Merauke, Asmat, Boven Digoel, Waropen dan Kota Jayapura.
KAMIS, 29 Oktober 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...