Persoalan Toilet Sekolah di Balikpapan Ditargetkan Selesai 2020

Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan, Muhaimin
BALIKPAPAN — Program peningkatan kebersihan dan sanitasi sekolah seperti toilet, dan perpustakaan serta Unit Kesehatan Sekolah (UKS) ditargetkan selesai hingga 2020 mendatang. Berdasarkan LHP BPK 2014, sarana prasarana khususnya toilet dan sanitasi sekolah negeri dinilai belum layak.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Muhaimin menjelaskan, program peningkatan kebersihan dan sanitasi sekolah tersebut masuk dalam rencana jangka panjang dan program sudah berjalan melalui perubahan APBD 2015 yang dianggarkan Rp.6 miliar. 
“Kita lakukan secara bertahap, sehingga secara keseluruhan selesai pada 2020,” ungkapnya disela aktivitasnya, Jumat (30/10/2015).
Ia mengakui persoalan kebersihan toilet atau sanitasi masih menjadi kendala utama yang dihadapi pada setiap sekolah baik itu toilet yang tidak sebanding dengan jumlah siswa maupun karena keterbatasan lahan. Sehingga hal ini menjadi perhatian dan peningkatan.
“Sekolah kita kan sekolah lama ya, sehingga adanya memang seperti itu, kondisi toilet memang rata-rata kurang layak. Mau tak mau suka tidak suka ini harus ditingkatkan,” ujar Muhaimin.
Muhaimin menambahkan, pada 2017 mendatang kewenangan Disdik untuk perbaikan Sarpras akan dialihkan kepada dinas Pendidikan Provinsi. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Pemerintah daerah.
Dia sangat sependapat dengan DPRD  agar persoalan ini dituntaskan secara bertahap sehingga murid dan guru dapat melaksanakan program belajar mengajar dengan lebih nyaman dan tenang.
Sebelumnya, Komisi IV DPRD kota pada Selasa (27/10) melakukan tinjau ke 33 sekolah SD, SMP dan SMA/SMK di Balikpapan selatan dan Kota untuk mengetahui langsung sarana dan prasarana sekolah khususnya kebersihan dan sanitasinya. 
JUMAT, 30 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto            : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...