Pesparawi Tingkat Nasional Ke XI, Maluku Juara Umum

Penyerahan Piala Diterima Ketua Panitia Pesparawi juga Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua
AMBON — Provinsi Maluku menjadi juara umum lomba Paduan Suara Gerejawai (Pesparawi) tingkat nasional ke XI di Kota Ambon.
Pengumuman juara digelar melalui acara penutupan di Mandala Remaja Karang Panjang (Karpan) Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Sabtu malam (10/10/2015), oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir.
Tuan rumah dinobatkan sebagai juara umum karena meraih 3 medali emas. Yaitu untuk tiga kategori dari 12 kategori mata lomba. Masing-masing Solo Anak usia 7-9, paduan suara pria dan musik pop etnik.
Disusul Kontingen Provinsi Papua Barat merupakan rival terberat kontingen tuan rumah juga menang di kategori solo anak usia 10-13 tahun, paduan suara wanita dan paduan suara remaja pemuda.
Kendati, sama-sama memperoleh gelar champion di tiga kategori, tapi secara akumulatif, dewan juri memutuskan Provinsi Maluku sebagai juara umum karena unggul selisih poin.
Juara ketiga, diraih kontingen Provinsi DKI Jakarta berhasil menyebet juara pada 2 kategori lomba yakni  kategori vokal grup dan solo remaja putri.
Disusul kontingen Papua yang menyabet paduan suara anak, kontingen Sumatera Utara menyabet paduan suara campuran dewasa dan untuk kategori solo remaja putra diraih kontingen dari Bengkulu.
Dalam sambutannya, Menristek RI mengatakan, meski Pesparawi ke XI  sudah berlalu, tapi semangat persaudaraan tetap terpatri dalam sanubari setiap peserta yang berasal  dari  33 Provinsi di Indonesia sebagai bentuk memperkuat rasa Nasionalisme dan kerukunan umat beragama di Indonesia.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff menegaskan, sukses penyelenggaraan Pesparawi 2015, tidak hanya menjadi kemenangan umat Kristiani, tetapi seluruh umat beragama di Maluku bahkan di Tanah Air.
Assagaff menegaskan, sukses penyelenggaraan Pesparawi Nasional yang diikuti  6.800 peserta dari 34 provinsi dan didukung penuh umat Muslim serta umat beragama lainnya di Maluku, hasilnya sama saat Maluku juga menjadi tuan rumah dua kegiatan keagamaan bersifat nasional yakni Pesparawi Mahasiswa Tingkat Nasional tiga tahun lalu serta Musabaqah Tilaqatil Quran (MTQ) Tahun 2012.
“Kami ingin mendemonstrasikan dengan tulus kepada dunia tentang pola hidup orang basudara di Maluku yang lahir secara sungguh dan abadi. Sukses Pesparawi ini juga untuk menggenapi sukses MTQ Nasional tahun 2012,” tandasnya.
Gubernur juga mengatakan, kepercayaan Pemerintah RI ke Maluku dimaknai sebagai kepercayaan bagi masyarakat Maluku secara menyeluruh.
“Lantunan musik dan pujian adalah harmoni kepada Tuhan sebagai bentuk keakaraban persaudaraan dengan mengutip Kitab Mazmur 34: 2. :  Adalah baik memuji Tuhan di segala waktu dan pujian pujian  didalam mulutku,” terangnya.
Gubernur menegaskan, nyayian dari tanah Maluku merupakan pewartaan bahwa Maluku dan Ambon cinta damai dan kepada siapapun hendaklah menjadikannya sebagai kado untuk dibawa pulang. 
“Buang jauh- jauh kesan yang menyengat, sebab tak ada gading yang tak retak,” jelasnya.
Berikutnya, Pesparawi Nasional ke XII Provinsi Kalimantan Barat ditunjuk sebagai tuan rumah even nasional tiga tahunan tersebut. Penetapan Provinsi Kalbar sebagai tuan rumah Pesparawi Ke XII dilakukan melalui votting oleh seluruh peserta di Christiani Centre, Jumat 9 Oktober 2015.
Pesparawi Tingkat Nasional Ke XI di Kota Ambon, Maluku Juara Umum
SENIN, 12 Oktober 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...