Petani di Lampung Selatan Integrasikan Pertanian dan Peternakan

Petani sedang panen
LAMPUNG — Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki lahan pertanian cukup banyak serta lahan perkebunan memiliki nilai positif bagi para petani, pekebun dan peternak. Musim panen yang masih berlangsung di beberapa desa di Lampung Selatan bahkan menjadi sumber pakan alami bagi para peternak terutama sapi, kerbau yang membutuhkan pakan jenis jerami serta rumput. Sumber pakan yang berasal dari sisa pertanian tersebut dimanfaatkan oleh peternak untuk persediaan dalam jangka panjang dengan sistem fermentasi.
Salah satu peternak yang memanfaatkan jerami untuk pakan ternak sapi diantaranya Sodikin (34), warga Desa Kelau Kecamatan Penengahan yang mengaku memelihara sebanyak 3 ekor sapi. Sapi yang diternaknya merupakan jenis sapi brahman dan dipelihara untuk investasi masa depan. Disela-sela pekerjaannya sebagai petani ia mengaku masih mencari pakan ternak dengan menggunakan sepeda motor setelah menggarap sawah miliknya.
“Meski di beberapa wilayah kekeringan namun beruntung di wilayah kami musim panen sehingga ketersediaan pakan masih cukup bagus terutama dari jerami padi,”ungkap Sodikin kepada Cendana News, Selasa (13/10/2015).
Selain Sodikin, pencari jerami dalam jumlah banyak juga mencari jerami dengan sistem borongan. Jerami yang diambil dari sawah milik petani di Desa Kelau Kecamatan Penengahan Lampung Selatan tersebut bahkan dijual ke wilayah Lampung Timur oleh para pemilik usaha penggemukan sapi. Para pencari jerami mendapat upah dari sistem borongan untuk mencari jerami dan menjualnya ke pemilik ternak sapi dengan sistem timbang.
“Kami mencari sampai ke kabupaten lain yang musim panen dan menjualnya ke peternak sapi, harganya lumayan saat musim panen karena bisa mencapai Rp.1juta untuk 1 ton jerami,”ungkap Soleh salah satu pencari jerami.
Soleh mengakui sumber pakan dari hasil pertanian masih diminati oleh para peternak untuk dijadikan pakan yang bisa disimpan dalam waktu lama terutama setelah melakui proses pengolahan. Jerami yang sudah disetor ke peternakan akan dicacah cacah dan dicampur dengan sumber pakan lain diantaranya bonggol jagung, tetes tebu, rumput, serta bahan lain yang bisa disimpan dalam karung karung yang difermentasi untuk selanjutnya disimpan.
Peternakan di Lampung Selatan selain memanfaatkan hasil pertanian juga memanfaatkan hasil perkebunan diantaranya sistem integrasi kelapa sawit dengan peternakan sapi (Siskapi) yang berada di Desa Batuliman Indah, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan menjadi program percontohan di Lampung. 
Program yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tersebut dimulai pada tahun 2011. Pada awalnya, kelompok tani pengelola kebun sawit mendapatkan sapi sebanyak 35 ekor.
Selama empat tahun bahkan program Siskapi tersebut yang awalnya terdiri dari 35 ekor sapi kini sudah berkembang menjadi sekitar 70 ekor sapi. Siskapi merupakan integritas dari daun sawit dijadikan pakan ternak sapi yang cukup potensial. Selama ini daun sawit hanya dibuang oleh petani untuk kemudian dibakar. Tapi dengan sistem ini, daun sawit dapat dijadikan pakan sapi.
Menurut Kepala Dinas Perkebunan Lampung Selatan, Zailani Bura mengatakan, sistem integrasi antara pengembangan ternak dan perkebunan tidak hanya bisa diterapkan pada kebun sawit, tetapi juga pada kebun kakao. Pola inis angat cocok diterapkan untuk peternakan kambing dan sudah berhasil di beberapa wilayah Lampung Selatan.
Sementara itu program Siskapi di Desa Batuliman, Kecamatan Candipuro menjadi satu-satunya di Provinsi Lampung dan program Siskapi di Batu Liman menjadi percontohan. Ia mengakuaku program Siskapi akan terus dikembangkan di daerah lainnya. Mengingat potensi pakan dari sektor perkebunan cukup memadai. Selain dari perkebunan sumber pakan alami juga diperoleh dari hasil pertanian terutama jerami yang terkadang justru dibakar atau dibuang oleh para petani yang sudah panen.
Jerami yang digunakan sebagai pakan ternak
SELASA, 13 Oktober 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...