Polair Amankan Sebuah Peti Kemas di Perairan Selat Sunda

Polair di atas peti kemas yang ditemukan nelayan

LAMPUNG — Polair Polres Lampung Selatan mengamankan sebuah peti kemas yang ditemukan oleh nelayan di Perairan Selat Sunda Lampung Selatan dekat Pulau Kandang Kecamatan Ketapang yang selanjutnya ditarik ke Pulau Rimau Balak Kecamatan Bakauheni.
Kasatpolair Polres Lampung Selatan Iptu Baharudin penemuan kontainer yang belum diketahui isinya tersebut merupakan penemuan nelayan yang awalnya tak melaporkan.  Setelah mendapat informasi dari nelayan lain, polair segera menuju ke lokasi yang secara kebetulan banyak batu karang.
“Kemungkinan kontainer tersebut jatuh dari sebuah kapal cargo saat terjadi gelombang dan kemudian terbawa arus ke perairan yang biasa digunakan nelayan mencari ikan,”ungkap Iptu Baharudin kepada Cendana News, Selasa (06/10/2015)
Baharudin melanjutkan, awalnya nelayan tak memperkenankan polisi untuk memeriksa kontainer tersebut ,namun karena pembicaraan bersama nelayan, Dit Polair Polda Lampung serta beberapa tokoh, akhirnya nelayan sepakat melimpahkan penemuan tersebut ke aparat.
Nelayan awalnya  mengklaim barang tersebut bukan barang curian dan hanya merupakan temuan di perairan sehingga apapun isinya akan dibagi bagi untuk nelayan yang mengevakuasi serta. Hingga kini kontainer yang telah ditemukan beberapa hari lalu tersebut masih ditambatkan di dekat Pulau Rimau Balak dan diberi garis polisi.
“Kita masih mencari informasi terkait kepemilikan kontainer tersebut dengan melihat petunjuk pada tulisan yang ada di peti kemas dan kami belum berani membuka sebelum ada kepastian kepemilikan peti kemas tersebut,,“ungkap Baharudin.
Ia bahkan mengungkapkan, peti kemas berwarna cat biru tersebut berukuran lebar 3 meter dan panjang 6 meter tidak bisa dibuka karena memiliki pengaman yang sangat kuat sehingga sampai sekarang belum diketahui isi dalam peti kemas tersebut. Secara fisik di peti kemas tersebut hanya ada petunjuk peti kemas dengan tulisan MRTU 203870.
“Kita akan tunggu sepekan sambil menunggu koordinasi pihak Ditpolair Polda Lampung mencari informasi di Pelabuhan Panjang jika ada kapal pengangkut peti kemas yang kehilangan satu diantaranya,”ungkap Baharudin.
Nomor seri peti kemas

SELASA, 06 Oktober 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Foto            : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...