Polda Jawa Tengah Amankan Pelaku Pembuat Air Zam Zam Palsu

SEMARANG — Pihak kepolisian Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus peredaran air zam zam palsu dalam kemasan ukuran 5 liter, yang sepintas mirip dengan aslinya karena didesain sedemikian rupa dan diberi label Arab Saudi.
Berdasarkan press release dari Polda Jatim, Kepala Subdit 1 Indagsi ( Industri, Perdagangan dan Investasi ) Direktorat Reserse Kriminal Khusus ( Ditreskrimsus ) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. AKBP Juli Agung Pramono menerangkan, sekilas tidak bisa membedakan air zam  zam asli dengan yang palsu.
“Tersangka dengan rapi dan teliti dalam mengemasnya, mirip dengan aslinya ” jelasnya.
Tersangka memproduksi air zam zam palsu tersebut di sebuah rumah berlantai dua, yang selama ini dia tempati. Air zam zam palsu dibuat dari air artetis dari sumur tanah milik tersangka, selanjutnya air tersebut dimasukkan ke dalam sebuah tabung yang berfungsi sebagai saringan penyulingan.
Selain mengamankan barang bukti, polisi juga telah menangkap pelaku tunggal pemalsuan air zam zam, inisial PW ( 48 ).Tersangka terlihat sangat profesional, selain mampu meniru label – label dengan huruf arab, hingga ” barkode ” yang mirip yang dikeluarkan oleh pihak Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Saudi Arabia.
Tapi jika diperhatikan secara seksama, terdapat beberapa keganjilan antara lain, kemasan tampilan luar menggunakan berkode agak aneh karena kualitas cetakannya tidak sempurna. 
Tersangka mengaku baru mengedarkannya selam tiga bulan, dalam sehari mampu memproduksi sebanyak 15 dus. Omzet pendapatan per bulannya diperkirakan sekitar Rp.35 juta, dan sudah telanjur dijual di beberapa toko oleh – oleh haji di sekitar wilayah Jabodetabek. 
Polda Jawa Tengah menghimbau warga masyarakat untuk mewaspadai peredaran air zam – zam palsu tersebut, sebelum membeli hendaknya meneliti dulu label kemasannya. Air zam zam palsu bikinan Pandu Wicaksono ciri khasnya label kemasannya kurang jelas dan barkodenya pecah – pecah alias tidak sempurna.
SENIN, 05 Oktober 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...