Polrestabes Semarang Amankan Barang Bukti Penambangan Liar

Barang bukti yang diamankan polisi
SEMARANG — Polrestabes Semarang, Jawa Tengah mengamankan barang bukti penambangan pasir liar galian C tanpa ijin di lokasi penambangan Bulusan, Kecamatan Tembalang.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Burhanudin menyabutkan, aksi penambangan yang tidak mengantongi izin, baik Izin Usaha Pertambangan ( IUP ), Izin Usaha Pertambangan Khusus ( IUPK ) dan Izin Pemanfaatan Ruang ( IPR ) terpaksa dihentikan. Barang bukti berupa satu alat berat bachoe, dua truk pasir dan buku catatan berisi data keluar masuk truk disita, sedangkan tersangka S tidak ditahan namun tetap menjalani pemeriksaan.
“Tersangka S rupannya tidak ditahan, karena dinilai sangat kooperatif saat menjalani proses penyelidikan,”katanya di Semarang, Minggu (11/10/2015).
Disebutkan, dari penyelidikan, tersangka S diketahui adalah pemilik lahan, berdomisili di Metesih, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
” Sesuai dengan keterangan dari tersangka S, penambangan pasir liar tanpa izin tersebut sudah beroperasi selama tiga bulan ” jelasnya.
Tersangka S terancam dengan Pasal 158, Undang – Undang Tahun 2009 tentang pertambangan dengan ancaman pidana kurungan maksimal 10 tahun dan denda maksimal sebanyak Rp. 10 Miliar.
Sedangkan operasi penambangan liar oleh pihak kepolisian dipimpin langsung Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto. Operasi penertiban penambangan pasir liar ini akan terus dilakukan guna mencegah terjadinya kerusakan lingkungan yang parah akibat penambangan liar.
MINGGU, 11 Oktober 2015
Jurnalis       : Eko Sulestyono
Foto            : Eko Sulestyono
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...