Puluhan Karyawan RSI Mataram Ancam Mogok Kerja

Puluhan Karyawan dan Karyawati Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram saat melakukan aksi demonstrasi meminta Ketua Yayasan RSI mundur dari jabatannya
MATARAM — Puluhan karyawan dan karyawati Yayasan Rumah Sakit Islam Siti Hajar Kota Mataram melakukan aksi demonstrasi mengecam aksi sepihak yang dilakukan pihak yayasan menskorsing terhadap karyawan rumah sakit, tanpa alasan jelas.
“Kami meminta supaya Ketua Yayasan RSI, Mujitahis mundur dari jabatannya, mencabut surat skorsing yang dikeluarkan pihak yayasan dan segera mempekerjakan kembali para karyawan yang diskor, kalau tidak kami akan melakukan mogok kerja,” kata Mayanti salah satu karyawati yang diskor dan trancam PHK di Mataram, Kamis (08/10/2015).
Menurut Mayanti, semenjak Mujitahid menjadi Ketua Yayasan RSI, banyak kebijakan – kebijakan diberlakukan terkesan diskriminatif dan sewenang – wenang terhadap karyawan dan karyawati, termasuk dengan menskorsing atau mlakukan PHK secara sepihak, tanpa alasan jelas.
Mayanti mencontohkan, bagaimana amburadulnya manajemen RSI di bawah kepemimpinan Mujitahid, banyak hak karyawan dan karyawati seperti uang insentif, uang jasa pelayanan, uang lembur, seragam dan sepatu tidak diberikan kepada karyawan termasuk juga kenaikan pangkat dan gaji karyawan.
“Kalau mengacu kepada peraturan pemerintah dan Undang – undang Ketenagakerjaan pasal 158 UU No. 13 tahun 2013, kebijakan pihak yayasan yang melakukan skorsing terhadap puluhan karyawan tanpa alasan jelas merupakan pelanggaran UU,”sebutnya.
Terpisah, Direktur RSI Siti Hajar Mataram, dr. Lalu Ahmadi berjanji akan mencabut surat skorsing puluhan karyawan yang melakukan aksi protes dan tuntutan kenaikan gaji dan kondisi manajemen RSI dan segera akan menyampaikan hal tersebut kepada pihak Yayasan untuk ditindaklanjuti.
KAMIS, 08 Oktober 2015
Jurnalis       : Ishak Kusrant
Foto            : Ishak Kusrant
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...