Puluhan Titik Api Terpantau di Kaltim, Sebabkan Kabut Asap Makin Pekat

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG kota Balikpapan, Abdul Haris
BALIKPAPAN — Musim kemarau yang terus berlanjut, menyebabkan puluhan titik api terpantau di kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser, Kalimantan Timur. Hal tersebut menjadikan daerah tersebut menambah kepekatan asap yang sebelumnya juga dikirim dari provinsi tetangga. 
Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kota Balikpapan, Abdul Haris menyebutkan, dari catatan sejumlah satelit di Kaltim itu sampai pukul 05.00 pagi dinihari (Senin) kemarin banyak tejadi titik api mulai dari Kukar di kota Bangun dua titik, Loa Janan 1 titik, Muara Kaman 1 titik, Muara Muntai tiga titik, di Kutim bengalon dua titik, Kaubun empat titik, Kabupaten Paser batu Sopeng ada lima titik, batu Engau dua titik,longkali 14 titik, Muara Samu 13 titik, Waru 45 titik, paser Balengkong 9 titik, PPU sebanyak satu titik.
“ Jadi sekarang makin banyak kabut asap karena kita produksi asap. Sebelumnya kiriman,” tandasnya, Selasa (20/10/2015).
Menurut Haris, kabut asap dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara bahkan hingga ke Brunei Darusalam maupun Malaysia khususnya Serawak maupun Tawao. Sedangkan kabut asap di Singapura rata-rata kiriman dari Sumatera.
Sementara itu, akibat kebakaran lahan dan hutan, jarak pandang di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) masuk tahap mengkhawatirkan dalam sebulan terakhir.
“ Kalau di wilayah utara itu kayak Bulungan kan berada di area kepala singa itu banyak kabut asap yang terperangkap didaerah itu sehingga lambat sekali terbawa angin,” kata Haris.
Sedangkan di Kalimantan Timur jarak pandang rata-rata dibawah 1.000 meter. Seperti di Balikpapan pada pukul 08.00 WITA Senin pagi (19/10), jarak pandang hanya 900 meter. Begitupun di Samarinda juga jarak pandang dibawah 800 meter.
SELASA, 20 Oktober 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Foto            : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...