Rapimnas IKAPPI III : Hentikan Penggusuran, Pembakaran, dan Usaha Pembunuhan Eksistensi Pasar Tradisional


DKI. JAKARTA—Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III yang diadakan tanggal 15-16 Oktober 2015 di Ballroom Cempaka, Hotel Grand Cempaka, Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Acara dihadiri oleh seluruh Dewan Pimpinan Cabang IKAPPI se-Indonesia, Menteri Koperasi dan UMKM AA.Gede Ngurah Puspayoga, Perwakilan pedagang pasar dari seluruh Indonesia. Nampak hadir dalam acara ini Jumhur Hidayat dan Jend (Purn) Djoko Santoso mewakili Tokoh Masyarakat yang diundang secara khusus oleh IKAPPI.
Rapimnas yang mengangkat tema “Membangun Kesadaran Kolektif dalam Melindungi Pasar Tradisional ” ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia Rapimnas IKAPPI III 2015, Imam Hadikurnia yang dalam kata sambutannya mengatakan bahwa acara ini benar-benar momen yang luar biasa karena dihadiri oleh seluruh sahabat pasar tradisional (sebutan IKAPPI untuk para pedagang pasar tradisional) di Indonesia. 
“dengan beberapa hambatan teknis yang kami alami, namun acara ini ternyata sangat membanggakan bagi kami karena kehadiran seluruh rekan sahabat pasar tradisional. Dan hal ini dapat mewujudkan impian kita bersama yaitu menjaga sekaligus membangun pasar tradisional yang berdaulat dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ucap pria tegap berkepala plontos ini.
Imam Hadikurnia, Ketua Panitia Rapimnas IKAPPI III 
IKAPPI dalam sepak terjangnya memberikan perlindungan serta advokasi terhadap rekan-rekan sahabat pasar tradisional di seluruh Indonesia selama kurun waktu hampir satu dekade. IKAPPI meyakini bahwa gagasan dan perjuangan IKAPPI selama ini bukan sekedar wacana dan retorika belaka melainkan bukti nyata betapa IKAPPI dengan segala kemampuan serta keterbatasan yang ada berusaha untuk selalu ada di belakang para rekan sahabat pasar tradisional.
Perjuangan serta komitmen IKAPPI semakin diperkuat dengan sambutan penuh semangat dari Ketua Umum IKAPPI, Abdullah Mansuri, SH. 
“IKAPPI menonjolkan kolektifitas dalam gerakannya selama ini yang artinya bahwa gerakan perlindungan serta perjuangan IKAPPI memberikan advokasi terhadap para sahabat pasar tradisional adalah gerakan milik bersama untuk maju bersama-sama melawan ketidakadilan yang sering dialami para pedagang pasar tradisional di seluruh Indonesia,” Tegas Abdullah Mansuri dengan berapi-api.
Abdullah Mansuri, Ketua Umum DPP IKAPPI
Namun begitu, IKAPPI tidak dapat menyembunyikan kesedihan bahwa tahun 2015 ini adalah tahun terburuk bagi para pedagang pasar tradisional di seluruh Indonesia. Dimana penggusuran, kebakaran dan sistem retail modern yang berusaha membunuh eksistensi pasar tradisional.
Namun IKAPPI tidak akan menyerah. Apapun yang terjadi, IKAPPI akan terus hadir dan ada untuk para pedagang pasar tradisional. Perjuangan ini nyata dan begitu menyita waktu serta emosi yang besar, sehingga IKAPPI memohon bantuan doa dari seluruh peserta agar IKAPPI selalu sanggup memberikan yang terbaik.
“kapanpun, dimanapun, dan dengan resiko apapun, IKAPPI akan terus berjuang melawan angkara ketidakadilan serta usaha-usaha mematikan pasar tradisional. HIDUP Pasar tradisional !! Hidup pedagang pasar tradisional !!,” 
Demikian Abdullah Mansuri mengakhiri pidatonya dan disambut gemuruh teriakan dukungan dari para pedagang pasar tradisional yang hadir dalam acara Rapimnas IKAPPI 2015. 

JUM’AT, 16 OKTOBER 2015
Jurnalis : Miechell Kuagouw
Foto : Miechell Kuagouw
Lihat juga...